21 May 2022, 14:30 WIB

8 Orang Terluka dalam Serangan Rusia di Pusat Budaya Ukraina


Nur AivanniĀ  | Internasional

UKRAINIAN INTERIOR MINISTRY PRESS SERVICES/AFP.
 UKRAINIAN INTERIOR MINISTRY PRESS SERVICES/AFP.
Asap membumbung setelah serangan militer Rusia dengan target Pusat Televisi Ukraina di Kota Kiev, pada Selasa (1/3).

SEDIKITNYA delapan orang, termasuk seorang anak, terluka ketika serangan rudal Rusia yang kuat memusnahkan pusat budaya yang baru diperbaiki di Ukraina timur.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan di media sosial bahwa Rusia telah menargetkan gedung budaya yang baru direnovasi, di Kota Lozova, di wilayah timur Kharkiv. Dia menyebut serangan itu sebagai kejahatan mutlak dan kebodohan mutlak.

Baca juga: Kematian Akibat Hepatitis Misterius di AS Meningkat

Gubernur regional Kharkiv Oleg Sinegubov mengatakan delapan orang terluka, termasuk seorang gadis berusia 11 tahun. Semuanya terkena pecahan peluru. Seorang pejabat kesehatan setempat sebelumnya menyebutkan jumlah korban luka sebanyak tujuh orang.

Kebakaran, kata Sinegubov, terjadi di pusat budaya itu setelah serangan rudal yang juga merusak bangunan di dekatnya. Dia menambahkan bahwa pasukan Rusia telah menembakkan tiga rudal ke gedung berkapasitas 1.000 orang itu, pusat budaya terbesar di wilayah tersebut.

"Tidak diragukan lagi, penjajah langsung menargetkan (itu)," katanya di Telegram. Dua dari rudal, tambahnya, telah dicegat dan api telah dipadamkan.

"Para penjajah telah mengidentifikasi budaya, pendidikan dan kemanusiaan sebagai musuh mereka," tulis Zelensky di Telegram.

Dia pun menambahkan video dalam pesannya yang menunjukkan ledakan besar di gedung itu, yang membuat puing-puing terbang ke segala arah, diikuti oleh awan asap hitam tebal. Kompleks perumahan dapat dilihat di dekatnya dan dua mobil yang lewat, salah satunya melaju untuk melarikan diri dari daerah tersebut.

Menteri Pertahanan Oleg Motuzianyk mengatakan situasi di front timur tegang pada Jumat dan tampaknya semakin memburuk.

Dia mengatakan pada konferensi pers bahwa pasukan Rusia menembak sepanjang garis kontak dan mencoba menyerang jauh ke dalam garis pertahanan Ukraina.

Rusia telah dituduh menargetkan infrastruktur sipil sejak meluncurkan invasinya ke Ukraina pada 24 Februari. Konflik tersebut telah menghancurkan beberapa kota besar dan kecil.

Kota Mariupol yang ada di selatan telah mengalami kehancuran total. Pasukan Moskow dituduh menyerang sebuah teater di kota pelabuhan itu pada Maret, yang menewaskan ratusan warga sipil yang berlindung di sana. (AFP/Nur/OL-6)

BERITA TERKAIT