21 May 2022, 11:45 WIB

Rudal Israel Tewaskan Tiga Orang di Dekat Ibu Kota Suriah


Mediaindonesia.com | Internasional

AFP/Jalaa Marey.
 AFP/Jalaa Marey.
Anggota Pasukan Pengamat Disengagement PBB (UNDOF) memantau sisi perbatasan Suriah dengan Israel.

RUDAL Israel menewaskan tiga orang di dekat ibu kota Suriah, Damaskus, Jumat (20/5). Ini diungkapkan media pemerintah mengutip sumber militer.

"Musuh Israel melakukan agresi yang menyebabkan kematian tiga martir dan beberapa kerugian materi," kantor berita resmi Suriah SANA mengutip sumber tersebut. Rudal-rudal itu datang dari dataran tinggi Golan yang diduduki Israel dan dicegat oleh pertahanan udara Suriah, kata sumber militer itu.

"Pertahanan udara kami menghentikan sejumlah rudal musuh di wilayah udara perdesaan selatan Damaskus," kata kantor berita resmi Suriah SANA. Pemantau perang Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan bahwa target serangan Israel yaitu pangkalan Iran di dekat Damaskus. 

Koresponden AFP di ibu kota Suriah mengatakan mereka mendengar suara yang sangat keras di malam hari. Pemantau perang Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan bahwa tiga orang yang tewas ialah perwira dan empat awak pertahanan udara lain terluka.

Serangan Israel menargetkan posisi Iran dan depot senjata di dekat Damaskus, kata pemantau itu. Kebakaran terjadi di salah satu posisi di dekat bandara Damaskus. Ambulans terlihat bergegas ke lokasi serangan, menurut Observatorium.

Serangan terakhir terjadi pada 13 Mei yang menewaskan lima orang di Suriah tengah. Satu serangan lagi di dekat Damaskus pada 27 April yang, menurut Observatorium, menewaskan 10 pejuang, di antaranya enam tentara Suriah, dalam serangan paling mematikan sejak awal 2022.

Sejak perang saudara pecah di Suriah pada 2011, Israel melakukan ratusan serangan udara di sana. Negara Yahudi itu menargetkan pasukan pemerintah serta pasukan sekutu yang didukung Iran dan pejuang kelompok militan Syiah Libanon Hizbullah.

Baca juga: Lima Tewas dalam Serangan Udara Israel di Suriah

Israel jarang mengomentari serangan individu, tetapi mengakui telah melakukan ratusan serangan. Militer Israel menegaskan melakukan pembelaan seperlunya untuk mencegah musuh bebuyutannya Iran mendapatkan pijakan di depan pintu perbatasannya.

Konflik di Suriah menewaskan hampir setengah juta orang dan memaksa sekitar setengah dari populasi praperang negara itu dari rumah mereka. (OL-14)

BERITA TERKAIT