15 May 2022, 21:50 WIB

Blinken Desak Penyelidikan Kredibel atas Jurnalis Palestina yang Terbunuh


Mediaindonesia.com | Internasional

AFP/Said Khatib.
 AFP/Said Khatib.
Anak-anak sekolah menyaksikan seniman Palestina melukis mural untuk menghormati jurnalis Al-Jazeera yang terbunuh, Shireen Abu Akleh.

MENTERI Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat Antony Blinken, Minggu (15/5), menyerukan penyelidikan yang kredibel atas kematian jurnalis Palestina Shireen Abu Akleh saat ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarganya. Dia berbicara dengan saudara laki-laki Shireen Abu Akleh, yang merupakan warga negara AS, selama penerbangannya pada Sabtu (14/5) ke Berlin untuk pertemuan para menteri luar negeri NATO.

"Saya memiliki kesempatan untuk menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kehilangannya, rasa hormat kami yang mendalam atas pekerjaan yang dia lakukan sebagai jurnalis selama bertahun-tahun," kata Blinken kepada wartawan di Berlin, Minggu (15/5). 

Dia mengatakan dia membahas, "Perlunya penyelidikan segera dan kredibel tentang keadaan di sekitar kematiannya." Dia mengatakan jurnalis Al Jazeera itu dihormati secara luas di seluruh dunia.

Blinken menawarkan dukungan diplomat AS di Yerusalem kepada keluarga Abu Akleh, yang juga memegang kewarganegaraan AS, kata seorang pejabat AS.

Al Jazeera mengatakan Israel menembaknya dengan darah dingin. Israel, yang telah menghadapi serangkaian serangan, awalnya mengatakan pria bersenjata Palestina dapat disalahkan sebelum meralatnya dan berjanji untuk menyelidiki hal itu.

Baca juga: Israel Buka kembali Penyeberangan Gaza setelah Tutup Dua Minggu

Pada pemakamannya pada Jumat, polisi Israel yang membawa tongkat turun menyerang para pelayat dan merebut bendera Palestina. Para pengusung jenazah Abu Akleh berjuang agar peti mati tidak terjatuh.

Blinken sebelumnya mengatakan dia sangat terganggu oleh tindakan polisi Israel. Departemen Luar Negeri AS mendesak penyelidikan transparan atas pembunuhannya. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT