15 May 2022, 11:52 WIB

Israel Perintahkan Penyelidikan Soal Serangan Prosesi Pemakaman Jurnalis Abu Akleh


Nur Aivanni | Internasional

AFP/Jaafar Ashtiyeh.
 AFP/Jaafar Ashtiyeh.
Israel telah memerintahkan penyelidikan atas aksi petugasnya yang menyerang pengusung jenazah di pemakaman Shireen Abu Akleh.

Israel telah memerintahkan penyelidikan atas aksi petugasnya yang menyerang pengusung jenazah di pemakaman Shireen Abu Akleh di Yerusalem Timur yang diduduki.

Tayangan televisi menunjukkan pengusung jenazah berjuang untuk mencegah peti jenazah Abu Akleh agar tidak jatuh ke tanah ketika polisi Israel yang memegang tongkat menyerang para pelayat. Pasukan Israel merebut bendera Palestina dari pelayat dan kemudian menghancurkan jendela mobil jenazah yang membawa jenazah Abu Akleh dan menyingkirkan bendera Palestina.

"Komisaris Polisi Israel berkoordinasi dengan Menteri Keamanan Publik telah menginstruksikan agar penyelidikan dilakukan atas insiden tersebut," kata polisi dalam sebuah pernyataan pada Sabtu.

Dikatakannya, mereka telah mengoordinasikan pengaturan pemakaman dengan keluarga jurnalis, tetapi para perusuh mencoba menyabotase prosesi tersebut dan melukai polisi. Temuan penyelidikan tersebut akan disampaikan dalam beberapa hari mendatang.

Adegan mengejutkan di pemakaman dan kematian jurnalis Palestina-Amerika berusia 51 tahun itu menuai kecaman di seluruh dunia dan menyerukan agar dilakukan penyelidikan, termasuk PBB.

Amerika Serikat, Uni Eropa dan PBB telah mendukung seruan untuk penyelidikan penuh atas pembunuhan Abu Akleh. Israel telah secara terbuka menyerukan penyelidikan bersama. Namun, hal tersebut ditolak oleh Otoritas Palestina.

Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas mengatakan dia tidak akan menerima partisipasi Israel dalam penyelidikan pembunuhan jurnalis Al Jazeera tersebut.

"Kami akan melanjutkan penyelidikan dan sama sekali tidak akan membiarkan Israel menjadi mitra dalam penyelidikan ini karena mereka adalah pembunuh dan merekalah yang membunuhnya," kata Abbas yang meyakinkan delegasi Al Jazeera pada Sabtu (14/5).

Pada Jumat malam, jaksa penuntut umum Palestina mengatakan temuan awal menunjukkan Abu Akleh dibunuh oleh tembakan yang disengaja dari pasukan Israel. Jaksa mengatakan penyelidikan akan berlanjut. (Al Jazeera/OL-12)

BERITA TERKAIT