26 April 2022, 13:42 WIB

Rakyat Korut Bersorak Saat Saksikan Hwasongpho-17


Cahya Mulyana | Internasional

Various Sources / AFP
 Various Sources / AFP
Kantor berita Korea Utara KCNA menunjukkan foto rudal balistik antar-benua Hwasongpho-17 pada 23 Maret 2022.  

RAKYAT Korea Utara (Korut) yang menyaksikan parade militer dalam peringatan 90 tahun tentara Korut dipertontonkan rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasongpho-17.

Bagian dari senjata nuklir ini akan digunakan untuk menyerang negara yang diklaim mengancam Pyongyang.

"Peran utama senjata nuklir adalah sebagai pencegah dan menyerang, jadi tidak dapat terikat hanya pada satu misi. Jika ada kekuatan yang mencoba merebut kepentingan fundamental negara kita, kekuatan nuklir kita tidak akan punya pilihan selain menjalankan misi keduanya secara tak terduga,” kata Pemimpin Korut Kim Jong Un.

Media Korut, KCNA mengatakan parade tersebut telah memamerkan persenjataan paling canggih dari Korea Utara, termasuk Hwasong-17 yang diklaim telah berhasil diuji pada 24 Maret lalu. 

"Para penonton bersorak riuh, sangat gembira melihat ICBM raksasa Hwasongpho-17 yang membumbung ke langit pada 24 Maret,” lapor KCNA.

Baca juga: Pemimpin Korut Kim Jong Un Kembali Pamerkan Rudal Baru

Pemerintah juga turut mempertontonkan cukupilah video uji coba rudal tersebut.

Korea Utara menggelar parade militer untuk menandai hari libur dan acara penting, sering kali menampilkan ribuan pasukan yang diikuti dengan iring-iringan kendaraan lapis baja dan tank dan berpuncak dengan rudal utama yang ingin ditampilkan Pyongyang.

Pengamat memantau dengan cermat peristiwa ini untuk mencari petunjuk tentang pengembangan senjata terbaru Korut.

Kim bersumpah akan memperkuat program senjata nuklir negara itu dalam pidatonya di parade militer tingkat tinggi di Pyongyang.

“Kami akan terus mengambil langkah untuk memperkuat dan mengembangkan kemampuan nuklir negara kami dengan kecepatan tercepat,” kata Kim.

Menurut KCNA, Kim memberikan pidato Senin (25/4) malam di sebuah parade yang menandai peringatan 90 tahun berdirinya Tentara Revolusioner Rakyat Korea di Lapangan Kim Il Sung di Pyongyang.

"Senjata nuklir negara itu adalah simbol kekuatan nasional dan bahwa negara itu akan lebih memperkuat dan mengembangkan kekuatan nuklir kami dengan kecepatan setinggi mungkin."

Pyongyang telah melakukan lebih dari selusin uji coba senjata tahun ini, termasuk menembakkan rudal balistik antarbenua dari jarak penuh untuk pertama kalinya sejak 2017. (AFP/Cah/OL-09)

BERITA TERKAIT