21 April 2022, 10:22 WIB

AS Pimpin Boikot terhadap Pejabat Keuangan Rusia di Pertemuan G20


Nur Aivanni | Internasional

AFP/Handout / Government of Canada
 AFP/Handout / Government of Canada
Para menteri keuangan dan pejabat keuangan negara G20 yang melakukan walkout sat perwakilan Rusia berpidato.

MENTERI Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen, Rabu (20/4), memimpin sekelompok kepala keuangan multinasional melakukan aksi walkout saat para pejabat Rusia berbicara selama pertemuan G20.

Serangan Rusia terhadap Ukraina membayangi pertemuan para menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari negara-negara paling maju di dunia, yang pertama sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan invasi, akhir Februari lalu.

Pejabat Inggris dan Kanada juga mengambil bagian dalam boikot tersebut, menurut para pejabat, yang menggarisbawahi ketegangan memuncak dalam pertemuan yang diadakan untuk mengatasi tantangan global seperti meningkatnya utang dan kemungkinan krisis pangan.

Baca juga: G20 Hasilkan Kerangka Kerja Umum Keberlanjutan Utang

"Beberapa menteri keuangan dan gubernur bank sentral, termasuk Menteri Keuangan Ukraina (Sergiy Marchenko) dan Menkeu Yellen keluar ketika Rusia mulai berbicara pada pertemuan G20," kata seorang sumber yang mengetahui acara tersebut kepada AFP.

"Beberapa menteri keuangan dan gubernur bank sentral yang (hadir) virtual mematikan kamera mereka ketika Rusia berbicara," lanjutnya.

Wakil Perdana Menteri Kanada Chrystia Freeland mencicit foto para pejabat yang meninggalkan pertemuan itu. 

"Demokrasi dunia tidak akan tinggal diam dalam menghadapi agresi Rusia dan kejahatan perang yang berkelanjutan," katanya.

Selama pertemuan itu, Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire meminta delegasi Rusia untuk menahan diri dari menghadiri sesi tersebut. 

"Perang tidak sesuai dengan kerja sama internasional," katanya.

G20, yang diketuai Indonesia pada tahun ini mencakup ekonomi besar seperti Amerika Serikat, Tiongkok, India, Brasil, Jepang, dan beberapa negara di Eropa, termasuk Rusia.

Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani Indrawati yang memimpin rapat tersebut mengatakan bahwa aksi walkou" tersebut dilakukan tanpa mengganggu pembahasan mereka tentang substansi agenda.

"Semua anggota melihat G20 sebagai forum yang sangat penting," katanya kepada wartawan. "Jadi saya yakin ini tidak akan mengikis kerja sama serta peran G20."

Sebelum pertemuan itu, Menteri Keuangan Jerman Christian Lindner mengatakan negara itu akan mencoba menemukan titik temu, tetapi mengesampingkan menyediakan panggung bagi Rusia untuk menyebarkan propaganda dan kebohongan. Namun, dia tidak ikut aksi walkout tersebut.

Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov menghadiri pertemuan itu secara virtual. Dalam sebuah pernyataan, kementeriannya mengatakan bahwa dia menyerukan kepada para mitra untuk menghindari politisasi dialog dan menekankan bahwa G20 selalu dan tetap menjadi format ekonomi. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT