19 April 2022, 11:07 WIB

Vladimir Putin: Sanksi yang Dijatuhkan Barat Telah Gagal


mediaindonesia.com | Internasional

Andrej ISAKOVIC / AFP
 Andrej ISAKOVIC / AFP
Pedagang kaki lima menjual pin bergambar Presiden Rusia Vladimir Putin di Belgrade, Serbia. Banyak warga Serbia mendukung Presiden Rusia. 

PRESIDEN Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa rentetan sanksi Barat yang dijatuhkan terhadap Rusia atas invasinya ke negara Ukraina telah gagal.

Pada Senin (18/4), Putin mengatakan bahwa Barat diperkirakan akan segera mengacaukan situasi keuangan-ekonomi, memprovokasi kepanikan di pasar, runtuhnya sistem perbankan dan terjadi kekurangan barang-barang di toko-toko.

Dia menambahkan bahwa strategi serangan ekonomi telah gagal dan malah menyebabkan kemerosotan ekonomi di negara-negara Barat.

Pemimpin Rusia itu berbicara dalam pidato yang disiarkan televisi selama panggilan video dengan pejabat tinggi ekonomi.

Baca juga: Militer Rusia Lancarkan Serangan ke Wilayah Timur Ukraina

Untuk diketahui, negara-negara Barat telah memberlakukan sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya pada perusahaan dan sistem keuangan Rusia sejak mengirim pasukan ke Ukraina pada 24 Februari dalam operasi militer khususnya.

Putin mencatat bahwa Rusia telah bertahan dari tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan alasan bahwa rubel telah menguat dan negara tersebut telah mencatat surplus perdagangan yang tinggi dan bersejarah sebesar US$ 58 miliar pada kuartal pertama tahun ini.

Sebaliknya, dia berpendapat bahwa sanksi tersebut menjadi bumerang bagi Amerika Serikat dan sekutu Eropanya. Itu mempercepat inflasi dan menyebabkan penurunan standar hidup.

Kendati demikian, Putin mengakui bahwa adanya kenaikan tajam dalam harga konsumen di Rusia. Harga tersebut naik 17,5% per April dari tahun ke tahun. (Al Jazeera/Nur/OL-09)

BERITA TERKAIT