14 April 2022, 15:07 WIB

Hong Kong Siap Longgarkan Pembatasan Covid-19 Mulai 21 April


Nur Aivanni | Internasional

ISAAC LAWRENCE / AFP
 ISAAC LAWRENCE / AFP
Para penumpang yang datang dibawa untuk ke hotel karantina di Bandara Internasional Hong Kong. 

HONG Kong mengonfirmasi hari ini bahwa pihaknya akan melonggarkan beberapa pembatasan covid-19 yang paling ketat di dunia.

Pelonggaran tersebut akan memungkinkan salon kecantikan, bioskop, dan pusat kebugaran dibuka kembali mulai 21 April 2022 ketika infeksi di pusat keuangan global itu berkisar di bawah 2.000 kasus covid-19 per hari.

Kota yang diperintah Tiongkok itu telah dilanda gelombang kelima virus korona sejak awal tahun ini yang telah menghancurkan bisnis dan menyebabkan lebih dari 8.600 kematian, banyak dalam dua bulan terakhir, meskipun kasus telah menurun dalam beberapa hari terakhir.

Hari ini atau Kamis (14/4) pemerintah juga mengatakan bahwa hingga empat orang bisa berkumpul kapan saja mulai 21 April, naik dari dua orang pada saat ini dan restoran bisa tetap buka hingga pukul 22.00 waktu setempat.

Pembelajaran tatap muka di sekolah juga akan dimulai kembali pada pekan depan. Namun, bar, pantai, dan tempat barbekyu tetap ditutup.

Baca juga : Warga Pelanggar Lockdown Covid-19 Dikenai Hukuman di Shanghai

"Kasus telah turun dari puncaknya lebih dari 70.000 sehari menjadi lebih dari 1.000 hari ini; jika pemerintah masih tidak melonggarkan (pembatasan), saya pikir itu akan berdampak besar bagi masyarakat dan ekonomi Hong Kong," kata Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam pada konferensi pers.

Jumlah infeksi harian di Hong Kong telah di bawah 2.000 selama seminggu, dan kota itu mencatat 1.272 kasus kemarin.

Perbatasan Hong Kong telah ditutup secara efektif sejak 2020 dengan sedikit penerbangan yang bisa mendarat dan hampir tidak ada penumpang yang diizinkan untuk transit.

Untuk beberapa bisnis, pelonggaran itu mungkin terlambat karena banyak restoran mengatakan mereka harus memberhentikan staf saat mereka berjuang untuk membayar sewa di salah satu pasar real estate paling mahal di dunia. (Malay Mail/Nur/OL-09)

BERITA TERKAIT