13 April 2022, 21:36 WIB

Biden Tuduh Putin Lakukan Genosida Ukraina


Mediaindonesia.com | Internasional

AFP/Mandel Ngan.
 AFP/Mandel Ngan.
Presiden AS Joe Biden berbicara kepada awak media sebelum menaiki Air Force One di Bandara Internasional Des Moines di Des Moines, Iowa.

PRESIDEN Amerika Serikat Joe Biden menuduh Vladimir Putin melakukan genosida terhadap warga sipil di Ukraina. Tuduhan ini dilontarkan ketika Kyiv menghentikan koridor kemanusiaan di beberapa bagian negara itu pada Rabu (13/4) yang dianggap terlalu berbahaya untuk evakuasi.

Tuduhan Biden muncul ketika Moskow--yang telah dituduh oleh Barat melakukan kekejaman yang meluas terhadap warga sipil--tampaknya sedang mempersiapkan serangan besar-besaran di seluruh wilayah Donbas, timur Ukraina, yang Washington peringatkan mungkin melibatkan senjata kimia. Di Mariupol, serangan terus menghantam kota yang hancur itu sehingga lebih dari 1.000 tentara Ukraina telah menyerah, kata Kementerian Pertahanan Rusia, Rabu. Ukraina tidak mengonfirmasi klaim tersebut.

Menyusul mundurnya dari daerah utara ibu kota Ukraina, Kyiv, Rusia memfokuskan kembali upayanya ke timur, garis depan baru dari perang hampir tujuh minggu itu. Tampaknya itu bertujuan merebut lebih banyak wilayah di Donbas, tempat separatis yang didukung Rusia mengendalikan wilayah Donetsk dan Lugansk, untuk menciptakan koridor selatan yang kokoh dalam menduduki Krimea.

Pihak berwenang Ukraina mendesak orang-orang untuk melarikan diri ke barat sebelum serangan Rusia yang diharapkan tetapi pada Rabu, semua koridor kemanusiaan dihentikan, kata Wakil Perdana Menteri Iryna Vereshchuk. "Situasi di sepanjang rute terlalu berbahaya," kata Vereshchuk. Ia mengeklaim pasukan Rusia di sekitar Zaporizhzhia di selatan memblokade bus yang mengangkut orang yang dievakuasi sambil menembaki warga sipil yang melarikan diri di Lugansk.

Dalam 24 jam terakhir, tujuh warga sipil tewas oleh serangan Rusia di wilayah timur laut Kharkiv, kata gubernur regional Oleg Synegubov di media sosial. 

Tuduhan genosida Biden merupakan tuduhan terkuat dari Washington terhadap Putin. Namun ini salah satu yang telah berulang kali dilontarkan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Biden sebelumnya menyebut Putin sebagai penjahat perang menyusul penemuan ratusan warga sipil yang tewas di Bucha dan pinggiran kota tetangga Kyiv yang ditahan oleh pasukan Rusia yang memicu kecaman global. "Ya, saya menyebutnya genosida," kata Biden.

Ia membela penggunaan istilah itu, Selasa, dalam pidatonya, sambil mengatakan dia akan membiarkan pengacara memutuskan, "Apakah itu memenuhi syarat atau tidak. Semakin jelas dan semakin jelas bahwa Putin hanya mencoba menghapus gagasan untuk bisa menjadi orang Ukraina."

Baca juga: Rusia Klaim Lebih dari 1.000 Tentara Ukraina Menyerah di Mariupol

Jaksa Agung Pengadilan Kriminal Internasional Karim Khan mengatakan Rabu bahwa Ukraina merupakan TKP, berbicara pada kunjungan ke Bucha. "Kami di sini karena kami memiliki alasan yang masuk akal untuk percaya bahwa kejahatan dalam yurisdiksi pengadilan sedang dilakukan. Kami harus menembus kabut perang untuk mendapatkan kebenaran," katanya kepada wartawan. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT