04 April 2022, 21:38 WIB

Yordania Kutuk Eskalasi Warga Israel di Wilayah Palestina


Mediaindonesia.com | Internasional

AFP/Hazem Bader.
 AFP/Hazem Bader.
Penjaga perbatasan Israel bentrok dengan seorang warga Palestina di dekat Damaskus kota tua Jerusalem pada akhir 3 April 2022.

YORDANIA pada Senin (4/4) mengutuk eskalasi warga Israel di wilayah Palestina selama beberapa hari terakhir. Ditambah lagi ada kelanjutan aksi pembobolan provokatif ke halaman Masjid Al Aqsa/Al Haram Al Sharif di bawah perlindungan pasukan pendudukan Israel selama Ramadan.

Dilansir oleh Jordan Times, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Yordania Haitham Abul Foul menekankan bahwa Masjid Al Aqsa, dengan luas total 144 dunum, merupakan tempat ibadah bagi umat Islam saja. Ia menekankan perlunya menghentikan semua prosedur yang menghalangi akses jemaah ke masjid selama Ramadan, menurut untuk pernyataan kementerian.

Dia juga menekankan bahwa pembobolan para ekstremis Israel dan tindakan mereka dianggap sebagai pelanggaran terhadap status quo sejarah dan hukum dan hukum internasional. Ia menegaskan kembali perlunya menghentikan semua prosedur provokatif dan sepihak yang hanya dapat menyebabkan lebih banyak eskalasi dan kekerasan.

Pasukan keamanan Israel pada Minggu (3/4) menangkap 10 warga Palestina dan melukai lainnya pada malam kedua penbubaran terhadap kerumunan yang berkumpul di Gerbang Damaskus di Jerusalem Timur yang dijajah. Sedikitnya 19 orang terluka saat polisi menggunakan peluru karet berlapis baja, granat kejut, pentungan, dan pasukan untuk membubarkan massa.

Menurut Middle East Eye, rekaman yang dibagikan secara online menunjukkan pasukan Israel, termasuk petugas yang menyamar, memukuli dan melukai warga Palestina saat mereka menangkap mereka. Pada Sabtu (2/4), empat warga Palestina ditahan di daerah itu ketika pasukan Israel melakukan tindakan keras serupa.

Polisi Israel mengatakan mereka menangkap orang-orang karena perusuh dan menyerang petugas. Seorang petugas terluka oleh botol yang dilemparkan ke wajahnya, kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Pada Senin pagi, pihak berwenang Israel menahan dan menginterogasi orang-orang yang mengunjungi mereka yang terluka dalam tindakan keras di Rumah Sakit al-Makassed, menurut situs berita Arab48.

Baca juga: Usai Salat Tarawih, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Serangan di Gerbang Damaskus terjadi di tengah meningkatnya ketegangan dan peringatan rencana pemukim Israel untuk menyerbu Masjid al-Aqsa selama bulan suci Ramadan yang sebagian akan bertepatan dengan hari libur Yahudi. 

Pada hari Minggu, Perdana Menteri Israel Naftali Bennett berbicara melalui telepon dengan Raja Yordania Abdullah yang menekankan perlunya menghindari eskalasi. (OL-14)

BERITA TERKAIT