29 March 2022, 10:07 WIB

Terlibat Skandal Dana Sekolah, Menteri Pendidikan Brasil Mundur 


Nur Aivanni | Internasional

EVARISTO SA / AFP
 EVARISTO SA / AFP
Menteri Pendidikan Brasil Milton Ribeiro saat menyampaikan penjelasan tentang kenaikan gaji guru SD di Istana Planalto, Brasilia, Brasil.   

MENTERI Pendidikan Brasil Milton Ribeiro, pada Senin (28/3), mengundurkan diri setelah diselidiki atas tuduhan penyaluran dana federal kepada sekutu politiknya yakni dua pendeta yang berpengaruh atas permintaan Presiden Brasil Jair Bolsonaro.

Milton Ribeiro telah berada di kursi panas sejak minggu lalu. Surat kabar Folha de Sao Paulo mengungkapkan rekaman audio yang berisi bahwa dia memberikan prioritas dalam memutuskan permintaan pendanaan sekolah ke kotamadya yang diatur "teman" dari dua pendeta tersebut atas permintaan presiden.

"Saya telah memutuskan untuk meminta presiden untuk mencopot saya dari jabatan saya, untuk memastikan tidak ada keraguan atas perilaku saya atau pemerintah federal," tulis Ribeiro dalam surat pengunduran dirinya, yang dipublikasikan di media Brasil.

Baca juga: Inggris Sebut Tentara Bayaran Rusia Dikerahkan ke Ukraina Timur

Dia membantah telah melakukan kesalahan. Dan dia sepenuhnya yakin namanya akan dibersihkan. Bolsonaro pun menerima pengunduran diri itu, menurut catatan dalam lembaran negara.

Menurut Folha, Ribeiro mengatakan pada pertemuan yang dihadiri oleh pendeta evangelis Gilmar Santos dan Arilton Moura bahwa dia memprioritaskan permintaan dana dari teman-teman Pastor Gilmar, yang katanya adalah "permintaan khusus" dari Bolsonaro.

Seorang wali kota mengatakan bahwa dia telah dimintai satu kilo emas sebagai imbalan karena permintaan pendanaan sekolahnya disetujui, lapor surat kabar Estado de Sao Paulo.

Hal Itu memicu seruan dari anggota parlemen oposisi untuk tidak hanya Ribeiro, tetapi presiden juga harus diselidiki atas tuduhan menggunakan pengaruhnya.

Untuk diketahui, Bolsonaro memenangkan kursi kepresidenan pada 2018 dengan dukungan kuat dari gerakan Kristen evangelis yang kuat di Brasil. Dia pun ingin mempertahankan suara evangelis saat dia bersiap untuk mencalonkan diri kembali pada Oktober.(AFP/Nur/OL-09)

BERITA TERKAIT