21 March 2022, 14:30 WIB

Hong Kong akan Cabut Larangan Terbang dari Sembilan Negara


Nur Aivanni | Internasional

AFP/Vincent Yu.
 AFP/Vincent Yu.
Carrie Lam.

PEMIMPIN Hong Kong Carrie Lam pada Senin (21/3) mengatakan bahwa kota tersebut akan melanjutkan penerbangan internasional dari sembilan negara termasuk Amerika Serikat dan Inggris pada April. 

Setelah varian omikron muncul pada Januari, pihak berwenang dengan cepat memberlakukan larangan penerbangan dari delapan negara yang dianggap berisiko tinggi, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan India. Pada Februari Hong Kong menambahkan yang kesembilan, yaitu Nepal. 

Namun infeksi meningkat dengan cepat di pusat keuangan tersebut meskipun memperketat langkah-langkah jarak sosial. Dalam tiga bulan Hong Kong mencatat lebih dari satu juta kasus dan 5.600 kematian.

Pada Senin, Lam mengatakan mulai 1 April, Hong Kong mencabut larangan terbang untuk sembilan negara tersebut. "Situasi epidemi di negara-negara itu tidak lebih buruk dari Hong Kong dan sebagian besar pendatang tidak memiliki gejala serius. Memperpanjang pemutus sirkuit akan menambah kekhawatiran dan kecemasan warga Hong Kong yang terdampar di sana," terangnya.

Baca juga: Analis Baca Langkah UEA Sambut Kembalinya Assad ke Arab

Pemerintahan Lam telah dikritik karena penanganannya terhadap krisis covid-19. Ia dinilai mengeluarkan pesan yang tidak jelas tentang pengujian massal yang diusulkan dan tindakan penguncian.

Ketakutan akan terjebak dalam penguncian tiba-tiba memicu kepanikan di tengah masyarakat dan menyebabkan rekor eksodus penduduk asing dan lokal yang tinggi. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT