05 March 2022, 13:34 WIB

ISIS Klaim Pengeboman Masjid Syiah di Pakistan


Mediaindonesia.com | Internasional

AFP/Abdul Majeed.
 AFP/Abdul Majeed.
Pelayat membawa peti mati korban ledakan selama pemakaman menyusul ledakan bom di masjid Syiah, Peshawar, pada 4 Maret 2022.

KELOMPOK ISIS mengeklaim bom bunuh diri yang menghantam masjid Syiah di kota Peshawar, Pakistan, pada Jumat (4/3). Ini menewaskan sedikitnya 56 orang.

"Hari ini Jumat seorang pejuang kami berhasil menyerang masjid Syiah di Peshawar di barat laut Pakistan," kata kelompok jihad transnasional itu di situs propaganda Amaq. 

Pengeboman mematikan itu terjadi pada hari pertama pertandingan uji kriket di Rawalpindi sekitar 190 kilometer (120 mil) ke timur. Pertandingan tersebut antara Pakistan dan Australia yang belum mengunjungi negara itu selama hampir seperempat abad karena kekhawatiran keamanan.

Sedikitnya 56 orang tewas dan 194 terluka pada Jumat oleh bom bunuh diri di masjid Syiah di kota Peshawar, Pakistan barat laut, dalam serangan paling mematikan di negara itu sejak 2018. Ledakan itu yang diklaim oleh kelompok ISIS merobek daerah Kocha Risaldar di kota itu beberapa saat sebelum salat Jumat dimulai serta menghancurkan interior dan menghujani jalanan dengan pecahan kaca.

Baca juga: Siapakah Pelaku Penembakan Jemaah Salat Jumat Masjid Syiah Pakistan?

Muhammad Asim Khan, juru bicara Rumah Sakit Lady Reading Peshawar, mengatakan jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 56, yang paling mematikan sejak ledakan Juli 2018--diklaim oleh cabang lokal kelompok ISIS itu--menewaskan 149 orang pada rapat umum pemilihan. Dia mengatakan 50 dari yang terluka berada dalam kondisi kritis. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT