01 March 2022, 15:25 WIB

Federasi Taekwondo Dunia Cabut Sabuk Hitam Milik Putin


Dhika Kusuma Winata | Internasional

RODRIGO ARANGUA / AFP
 RODRIGO ARANGUA / AFP
Poster wajah Presiden Rusia Vladimir Putin

FEDERASI taekwondo dunia, World Taekwondo, mencabut sabuk hitam kehormatan yang pernah diberikan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin. Pencabutan sabuk kehormatan itu diumumkan sebagai sanksi buntut aksi militer Rusia di Ukraina.

"World Taekwondo telah memutuskan untuk menarik sabuk hitam kehormatan ke-9 yang dianugerahkan kepada Tuan Vladimir Putin pada November 2013," kata federasi taekwondo yang berbasis di Seoul, Korea Selatan, itu dalam pernyataan resminya.

Pengumuman itu menambah daftar panjang sanksi yang dijatuhi federasi-federasi olahraga dunia terhadap Rusia. Komite Olimpiade Internasional (IOC) sebelumnya juga sudah merekomendasikan sanksi agar seluruh federasi olahraga di dunia membatalkan agenda kejuaraan di Rusia.

Baca juga: Menlu RI: 99 WNI Sudah Dievakuasi dari Ukraina ke Rumania dan Polandia

IOC juga memberi sanksi larangan pengibaran bendera negara serta pemutaran lagu kebangsaan Rusia dan sekutunya Belarusia.

World Taekwondo menilai tindakan Moskow yang melancarkan serangan ke Ukraina bertentangan dengan visi olahraga untuk perdamaian.

Federasi taekwondo juga memutuskan tidak akan menggelar ajang di Rusia atau Belarusia. Sejalan dengan IOC, mereka juga menetapkan bendera dan lagu kebangsaan kedua negara tidak akan ditampilkan pada ajang taekwondo di seluruh dunia.

Sebelumnya, Federasi Judo Internasional (IJF) juga menangguhkan status Putin sebagai presiden kehormatan dan duta besar judo. (OL-4)

BERITA TERKAIT