23 February 2022, 11:11 WIB

Trump Sesumbar Jika Dia Masih Presiden AS, Rusia tidak akan Berani Invasi Ukraina


Basuki Eka Purnama | Internasional

AFP/Robyn Beck
 AFP/Robyn Beck
Presiden AS Donald Trump

MANTAN Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Selasa (22/2), memuji langkah Presiden Rusia yang menginvasi Ukraina dan menyebutnya sebagai langkah jenius. Meski begitu, presiden dari partai Republik itu sesumbar seandainya dia masih presiden, krisis itu tidak akan trejadi.

Dalam wawancara dengan stasiun radio sayap kanan, pembawa acara bertanya kepada Trump mengenai pandangannya terhadap langkah Putin mengakui kemerdekaan dua wilayah Ukraina.

"Saat saya melihat berita itu di televisi kemarin, saya mengatakan, 'Itu langkah jenius'," kata Trump.

"Putin menyatakan sebagian besar wilayah Ukraina sebagai negara merdeka. Itu luar biasa," lanjutnya.

Baca juga: Australia Jatuhkan Sanksi terhadap Pejabat Tinggi Rusia

Rusia terancam sanksi internasional setelah Putin memerintahkan pasukan Rusia mengamankan wilayah Donetsk dan Lugansk yang menyatakan diri lepas dari Ukraina.

Langkah itu diambil Putin setelah menempatkan puluhan ribu personel militer Rusia di perbatasan Ukraina.

Trump mengatakan taktik Putin sangat cerdas dan AS bisa menirunya di perbatasan dengan Meksiko.

Trump kemudian mengatakan krisis Ukraina tidak akan pernah terjadi seandainya Presiden Joe Biden mengatasi masalah itu dengan tepat.

"Saya sangat mengenal Vladimir Putin dan dia tidak akan melakukan apa yang dia lakukan saat saya masih berkuasa. Tidak mungkin itu," tegas Trump.

Trump, yang sebelumnya lebih banyak bungkam, juga mengkritik sikap Washington yang disebutnya terlalu lembek terhadap Rusia.

"Kini, semuanya sudah dimulai. Harga minyak akan naik dan terus naik. Putin bukan hanya akan mendapatkan apa yang diinginkannya namun juga menjadi semakin kaya karena harga minyak dan gas semakin tinggi," pungkasnya. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT