22 February 2022, 12:22 WIB

AS Pindahkan Semua Diplomatnya dari Ukraina ke Polandia


Nur Aivanni | Internasional

Ina Fassbender / POOL / AFP
 Ina Fassbender / POOL / AFP
Menlu AS Antony Blinken mengenakan masker saat pertemuan dengan negara G7 di Munich, Jerman, pada Sabtu (19/2).  

AMERIKA Serikat (AS), pada Senin (21/2), mengatakan bahwa pihaknya mengirim semua diplomatnya di Ukraina ke Polandia karena kekhawatiran akan keamanan.

Hal itu dilakukan beberapa jam setelah Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan Rusia ke dua wilayah yang didukung pemberontak di Ukraina.

Sebelumnya, pemimpin Kremlin itu mengakui kemerdekaan dua wilayah yang dikuasai pemberontak di wilayah Donetsk dan Lugansk di Ukraina.

Putin kemudian menginstruksikan Kementerian Pertahanannya untuk mengambil peran "penjaga perdamaian" di wilayah separatis tersebut.

Baca juga: Presiden Ukraina Tuduh Rusia Hancurkan Upaya Perdamaian

"Hari ini Departemen Luar Negeri kembali mengambil tindakan untuk keselamatan dan keamanan warga AS, termasuk personel kami. Demi alasan keamanan, personel Departemen Luar Negeri yang saat ini berada di Lviv akan bermalam di Polandia," kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dalam sebuah penyataan.

"Kami sangat menegaskan kembali rekomendasi kami kepada warga AS untuk segera meninggalkan Ukraina. Situasi keamanan di Ukraina terus tidak dapat diprediksi di seluruh negeri dan dapat memburuk dengan sedikit pemberitahuan," tambahnya.

Langkah itu dilakukan lebih dari sepekan setelah AS memindahkan kedutaannya di Kyiv ke Lviv, dengan alasan percepatan dramatis atas penumpukan pasukan Rusia di perbatasan.

Staf di kedutaan AS di Kiev telah dikurangi secara drastis setelah Amerika Serikat memerintahkan kepergian sebagian besar diplomat dan menghentikan layanan konsuler.

Kehadiran konsuler kecil sudah ada di Lviv, sekitar 70 kilometer (45 mil) dari perbatasan Polandia. (AFP/Nur/OL-09)

BERITA TERKAIT