26 January 2022, 09:45 WIB

AS Peringatkan Belarus Agar Tidak Bantu Rusia Invasi Ukraina


 Nur Aivanni | Internasional

KEVIN LAMARQUE / POOL / AFP
 KEVIN LAMARQUE / POOL / AFP
Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price. 

AMERIKA Serikat (AS, pada Selasa (25/1), memperingatkan Belarus bahwa pemerintah otoriternya juga akan menghadapi pembalasan jika membantu sekutu Rusia dalam menyerang Ukraina.

"Kami juga telah menjelaskan kepada Belarus bahwa jika mengizinkan wilayahnya digunakan untuk menyerang Ukraina, mereka akan menghadapi tanggapan cepat dan tegas dari Amerika Serikat dan sekutu serta mitra kami," kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price kepada wartawan.

"Jika invasi akan dilanjutkan dari Belarus, jika pasukan Rusia ditempatkan secara permanen di wilayah mereka, NATO mungkin harus menilai kembali postur kekuatan kita sendiri di negara-negara yang berbatasan dengan Belarus," kata Price.

Presiden Belarus Alexander Lukashenko adalah sekutu Presiden Rusia Vladimir Putin dan telah menghentikan aksi protes massa yang mempertanyakan legitimasi pemilihannya.

Lukashenko bulan lalu mengumumkan bahwa Rusia akan melakukan latihan militer dengan Belarus. Itu membuat Amerika Serikat memperingatkan bahwa senjata nuklir bisa masuk ke negara itu.

Langkah itu dilakukan ketika Rusia menempatkan puluhan ribu tentara di perbatasannya dengan Ukraina, yang mengarah pada peringatan negara-negara Barat terhadap invasi ke negara yang berorientasi Barat tersebut. (AFP/Nur/OL-09)

BERITA TERKAIT