25 January 2022, 15:18 WIB

Korsel Sebut Korut Tampaknya Telah Tembakkan Rudal Jelajah


Nur Aivanni | Internasional

Jung Yeon-je / AFP
 Jung Yeon-je / AFP
Di sebuah stasiun di Seoul, Korsel, Selasa (25/1), warga menyaksikan layar televisi yang menampilkan uji coba rudal oleh militer Korut.

MILITER Korea Selatan (Korsel) mengatakan bahwa Korea Utara (Korut) tampaknya telah menembakkan dua rudal jelajah pada Selasa (25/1) pagi, dalam uji coba senjata kelima oleh negara bersenjata nuklir itu bulan ini.

"Korea Utara menembakkan dua rudal jelajah yang dicurigai," kata Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) dalam sebuah pernyataan, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Badan intelijen AS dan Korea Selatan, tambah JCS, sedang menganalisis peluncuran tersebut.

Sejak pemimpin Kim Jong Un menyatakan komitmennya untuk modernisasi militer dalam pidato partai pada Desember, Korea Utara telah melakukan serangkaian uji coba senjata.

Washington memberlakukan sanksi baru awal bulan ini, yang disebut Pyongyang sebagai "provokasi", yang kemudian mengisyaratkan pihaknya dapat melanjutkan uji coba senjata nuklir dan jarak jauh yang dilarang sebagai tanggapannya.

Peluncuran rudal jelajah Korea Utara tidak dilarang di bawah rezim sanksi PBB saat ini.

Uji coba itu datang pada saat yang sulit di kawasan itu, dengan satu-satunya sekutu utama Kim, Tiongkok, akan menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin bulan depan dan Korea Selatan bersiap untuk pemilihan presiden pada Maret.

Pekan lalu, Rusia dan Tiongkok memveto Dewan Keamanan PBB untuk menjatuhkan sanksi baru sebagai tanggapan atas uji coba Korut baru-baru ini. (AFP/Nur/OL-09)

BERITA TERKAIT