23 January 2022, 13:50 WIB

Beijing Lakukan Pengujian Covid-19 pada Klaster 2 Juta Orang


Nur Aivanni | Internasional

AFP.
 AFP.
Seorang warga menjalani tes asam nukleat untuk covid-19 di Anyang di provinsi Henan tengah Tiongkok pada 21 Januari 2022.

PEJABAT Kota Beijing, pada Minggu (23/1), mengatakan bahwa dua juta penduduk dalam satu lingkungan yang mereka identifikasikan sebagai klaster kecil infeksi covid-19 akan diuji. Itu dilakukan kurang dari dua minggu sebelum dimulainya Olimpiade Musim Dingin.

Pengumuman itu muncul beberapa hari setelah layanan pos Tiongkok memerintahkan pekerja untuk mendisinfeksi pengiriman internasional setelah pihak berwenang mengeklaim paket pos bisa menjadi sumber kasus virus korona baru-baru ini. Sekitar 30 infeksi telah terdeteksi dalam seminggu terakhir di Beijing, salah satu kota terpadat di dunia.

Baik WHO maupun Pusat Pengendalian Penyakit AS mengatakan risiko terinfeksi dari permukaan yang terkontaminasi rendah. Kasus-kasus di Tiongkok merupakan sebagian kecil dari lonjakan besar-besaran di negara-negara di seluruh dunia dengan varian omikron yang sangat menular mendorong lonjakan baru dalam infeksi.

Baca juga: Ledakan Bom di Bus Tewaskan Tujuh Orang di Kota Afghanistan

Namun, beberapa wabah kecil di sekitar Tiongkok--termasuk di Beijing--telah menguji kebijakan ketat nol covid-19 negara itu. Ini telah dilakukan pihak berwenang bahkan ketika dunia dibuka kembali secara bertahap.

Otoritas setempat telah mengidentifikasi distrik Fengtai di Beijing selatan sebagai pusat klaster dari enam infeksi baru yang dikonfirmasi. Itu menjadikan jumlah kasus di ibu kota menjadi 34. Dua juta penduduk daerah itu akan diuji untuk covid-19 mulai Minggu. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT