21 January 2022, 13:43 WIB

Inggris Desak Sekutu Tingkatkan Solidaritas untuk Ukraina


Nur Aivanni | Internasional

Ben STANSALL / POOL / AFP
 Ben STANSALL / POOL / AFP
Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss.

MENTERI Luar Negeri (Menlu) Inggris Liz Truss pada Jumat (21/1) akan mendesak sekutu Barat untuk meningkatkan solidaritas dengan Ukraina dalam menghadapi agresi Rusia, dalam sebuah pidato di Sydney.

Diplomat top Inggris itu, dalam kunjungan resmi ke Australia bersama Menteri Pertahanan Ben Wallace, akan mendesak Rusia untuk mengurangi eskalasi dan terlibat dalam diskusi yang berarti setelah penambahan pasukannya di perbatasan Ukraina.

Komentar itu muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran konflik besar bisa pecah di Eropa, dengan puluhan ribu tentara Rusia berkumpul di perbatasan Ukraina dan ancaman perdagangan Barat atas situasi yang semakin tegang.

"Kami membutuhkan semua orang untuk melangkah," kata Truss dalam pidato kebijakan luar negeri yang luas di Lowy Institute di kota terbesar Australia, menurut kutipan yang dirilis oleh kantornya sebelumnya.

"Bersama dengan sekutu kami, kami akan terus mendukung Ukraina dan mendesak Rusia untuk mengurangi ketegangan dan terlibat dalam diskusi yang berarti," tambahnya.

Menambahkan apa yang terjadi di Eropa Timur penting bagi dunia, dia akan mencatat bahwa invasi hanya akan menyebabkan rawa yang mengerikan dan hilangnya nyawa.

Truss berharap menggunakan kunjungan itu untuk menjalin hubungan pertahanan dan keamanan yang lebih dekat dengan Canberra, saat London berupaya memposisikan diri setelah meninggalkan Uni Eropa.

Dalam pidatonya, Truss akan berargumen bahwa negara-negara demokrasi yang berpikiran sama - termasuk Israel, India, Jepang dan Indonesia - harus merespons bersama-sama ketika agresor global menjadi berani dengan cara yang belum pernah dilihat sejak Perang Dingin. (AFP/Nur/OL-09)

BERITA TERKAIT