26 December 2021, 08:34 WIB

Hamas Ancam Pemukim Israel terkait Tabrak Wanita Tua Palestina


Mediaindonesia.com | Internasional

AFP/Jaafar Ashtiyeh.
 AFP/Jaafar Ashtiyeh.
Pengunjuk rasa Palestina berlindung di balik papan selama bentrokan dengan pasukan Israel menyusul demonstrasi menentang kembalinya pemukim.

SEORANG wanita tua Palestina tewas dalam kecelakaan tabrak lari di dekat Ramallah pada Jumat (24/12) pagi. Ghadeer Masalmah, 70, ditabrak oleh seorang pengemudi Israel di Route 60 dekat kota Sinjil, Tepi Barat. 

Petugas ambulans Magen David Adom yang tiba di tempat kejadian mengatakan wanita itu meninggal dunia. Hamas mengatakan tentara Israel dan pemukim di Tepi Barat akan membayar harga atas insiden tersebut.

Pengemudi Israel yang menabrak Masalmah terus mengemudi ke pemukiman Shiloh sambil melaporkan kejadian itu ke polisi. Di sana, dia diinterogasi sebentar oleh petugas dan kendaraannya disita sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut, kata polisi.

Pria itu mengatakan kepada petugas bahwa dia takut berhenti di dekat kota Tepi Barat setelah insiden itu. Dia dibebaskan, tetapi dipanggil untuk penyelidikan lebih lanjut, kata seorang juru bicara penegak hukum.

Jenazah Masalmah dibawa oleh Bulan Sabit Merah Palestina menjelang pemakamannya yang berlangsung beberapa jam kemudian. Juru bicara Hamas Hazem Qassem menyebut insiden itu merupakan kejahatan baru. 

"Eskalasi teror pemukim terhadap orang-orang kami di Tepi Barat akan dihadapkan dengan eskalasi tindakan perlawanan. Tentara pendudukan dan pemukimnya akan membayar harga untuk kejahatan ini," kata Qassem dalam dalam pernyataan yang disiarkan oleh media Palestina dilansir dari The Times of Israel

Baca juga: Pemukim Israel Tabrak Lari Wanita Tua Palestina

"Menyatukan aksi lapangan dan meluncurkan perlawanan komprehensif dapat mengakhiri teror pemukim," katanya. "Kelanjutan perlawanan komprehensif dalam segala bentuknya, terutama yang bersenjata, menjadi tanggapan praktis dan nyata terhadap kejahatan pendudukan dan pemukim," kata Hamas dalam pernyataan terpisah. (OL-14)

BERITA TERKAIT