16 December 2021, 20:44 WIB

Miras Oplosan Tewaskan 25 Orang di Turki


Mediaindonesia.com | Internasional

AFP/Adem Altan.
 AFP/Adem Altan.
Ilustrasi miras.

Sedikitnya 25 orang tewas di Turki pada minggu ini setelah meminum banyak minuman keras (miras) oplosan. Ini terjadi karena produksinya melonjak akibat pajak yang tinggi, media lokal melaporkan pada Kamis (16/12).

Produksi minuman keras bajakan telah meningkat dengan kenaikan pajak yang stabil. Partai Islam yang berakar dari Presiden Recep Tayyip Erdogan tidak menyetujui konsumsi alkohol.

Tujuh dari kematian terjadi di Istanbul, saluran HaberTurk melaporkan. Minuman beralkohol nasional raki berharga sekitar 250 lira Turki (US$16,5) per liter di supermarket atau hampir sepersepuluh dari upah minimum bersih bulanan.

Alkohol oplosan terkadang dicampur dengan metanol--yang lebih beracun dan digunakan oleh industri--daripada etanol yang biasanya digunakan untuk konsumsi manusia.

Kementerian dalam negeri Turki mengatakan polisi menyita lebih dari 30.000 liter (8.000 galon) alkohol palsu dan oplosan setelah penggerebekan di 342 lokasi. Sebanyak 60 orang ditahan. 

Lebih dari 40 orang meninggal akibat miras oplosan dalam waktu kurang dari seminggu di Turki menjelang akhir 2020. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT