30 November 2021, 13:00 WIB

Sandra Mason, Presiden Pertama Barbados


Basuki Eka Purnama | Internasional

AFP/Jeff J Mitchell - Pool/Getty Images
 AFP/Jeff J Mitchell - Pool/Getty Images
Presiden Barbados Sandra Mason

DAME Sandra Mason merupakan pertama yang lulus ujian pengacara di Barbados. Kini, namanya dipastikan tercatat dalam sejarah setelah terpilih sebagai presiden pertama negara itu.

Mason akan menggantikan posisi Ratu Elizabeth II sebagai pemimpin negara di kawasan Karibia itu, saat dia dilantik pada Selasa (30/11) WIB ketika Barbados resmi menjadi republik.

Karier Mason diawali sebagai guru, juru tuli, dan kemudian pengacara sebelum dia kemudian menjadi gubernur jenderal, wakil ratu di Barbados pada 2018.

Baca juga: Mantan Ibu Negara akan Jadi Presiden Perempuan Pertama Honduras

Sebagai presiden, Mason akan menduduki posisi tertinggi di Barbados dan kekuasaannya tidak akan dibatasi oleh Ratu. Meski begitu tugasnya matoritas seremonial karena di kebanyakan kasus dia masih membutuhkan persetujuan Perdana Menteri.

Perempuan berusia 72 tahun itu mengaku berterima kasih kepada sistem pendidikan Barbados untuk raihannya.

"Pendidikan di Barbados itu gratis," ujarnya. "Anda bisa mencapai apa pun yang Anda inginkan. Karenanya, saya ingin memberikan kembali kepada Barbados." (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT