27 November 2021, 07:30 WIB

Negara Arab Larang Perjalanan dari Afrika karena Varian Omicron


Basuki Eka Purnama | Internasional

AFP/Amer HILABI
 AFP/Amer HILABI
Warga mendarat di Bandara Internarsional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi

ARAB Saudi, Jumat (26/11), menjadi salah satu negara di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara yang melarang perjalanan dari sejumlah negara Afrika karena kekhawatiran terkait varian baru covid-19.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi dan otoritas Uni Emirat Arab (UEA) mengatakan pelancong dari tujh negara Afrika akan dilarang masuk ke kedua negara itu.

Ketujuh negara itu adalah Afrika Selatan, Namibia, Botswana, Zimbabwe, Mozambique, Lesotho, dan Eswatini.

Baca juga: WHO Beri Nama Varian Baru Covid-19 Omicron

Larangan perjalanan Arab Saudi itu berupa larangan penerbangan dari dan ke negara-negara tersebut.

Namun, warga negara asing dari ketujuh negara itu tetap diizinkan masuk ke Arab Saudi jika telah selama 14 hari berada di negara lain dan mematuhi protokol kesehatan.

Adapun kantor berita UEA, WAM, mengatakan larangan perjalanan di negara itu akan mulai berlaku pada Senin (29/11) dan berlaku hanya bagi pelancong dari negara-negara Afrika itu mencakup penumpang transit.

Adapn Bahrain, Yordania, dan Maroko juga telah memberlakukan larangan perjalanan yang sama.

Afrika Selatan langsung mengecam larangan perjalanan itu. 

"Kami merasa larangan perjalanan itu tidak adil," seru Menteri Kesehatan Afrika Selatan Joe Phaahla.

Badan Kesehatan Dunia (WHO), Jumat (26/11), telah menetapkan varian covid-19 B.1.1.529 sebagai varian yang mengkhawatirkan dan kemudian mengubah namanya menjadi Omicron. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT