18 November 2021, 06:45 WIB

Mantan Presiden Georgia yang Mogok Makan Kritis


Basuki Eka Purnama | Internasional

AFP/Vano SHLAMOV
 AFP/Vano SHLAMOV
Warga melakukan aksi demonstrasi menuntut pembebasan Mikheil Saakashvili di Tblisi, Georgia.

MANTAN Presiden Georgia yang dipenjara Mikheil Saakashvili telah menjalani aksi mogok makan selama beberapa pekan dan kini kondisinya kritis. Hal itu diungkapkan tim dokter, Rabu (17/11).

Saakashvili, yang merupakan presiden Georgia antara 2004 dan 2013 telah menolak makan selama 48 hari sebagai protes atas pemenjaraan dirinya pada 1 Oktober, tidak lama setelah dia kembali darin pengasingan di Ukraina.

Pemerintah Georgia menolak memindahkannya dari rumah sakit penjara ke rumah sakit sipil menlawan masukkan dari dokter bahwa hal itu bisa membahayakan nyawa Saakashvili.

Baca juga: Presiden dan Pejabat Nikaragua Dilarang Masuk ke AS

Pada Rabu (17/11), tim dokter, yang dipimpin Nino Lomjaria, mengatakan setelah meneriksa Saakashvili mereka menyimpulkan kondisi mantan presiden itu kritis dan mereka khawatir dengan konsekuensi fatal dari kondisinya.

Mereka menambahkan bahwa rumah sakit penjara tempat Saakashvili dirawat tidak bisa memenuhi kebutuhannya dan dia harus segera dipindahkan ke ruang perawatan intensif di rumah sakit yang lebih baik.

Pekan lalu, Saakashvili dipindahkan ke sebuah penjara rumah sakit. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT