17 November 2021, 13:08 WIB

Presiden dan Pejabat Nikaragua Dilarang Masuk ke AS


 Nur Aivanni | Internasional

Cesar PEREZ / Nicaraguan Presidency / AFP
 Cesar PEREZ / Nicaraguan Presidency / AFP
Presiden Nikaragua Daniel Ortega (kanan) dan istrinya Rosario Murillo yang juga menjabat Wakil Presiden Nikaragua.

AMERIKA Serikat (AS) menjatuhkan sanksi visa pada Presiden Nikaragua Daniel Ortega serta semua "pejabat terpilih" pada Selasa (16/11).

Hal itu dilakukan sebagai tanggapan atas pemilihan yang telah ditegur oleh masyarakat internasional sebagai kecurangan.

Dalam sebuah pernyataan, Biden mengatakan bahwa dia memutuskan bahwa adalah kepentingan AS untuk membatasi dan menangguhkan masuknya ke Amerika Serikat, sebagai imigran dan non-imigran, anggota Pemerintah Nikaragua, yang dipimpin oleh Presiden Daniel Ortega, termasuk pasangannya dan Wakil Presiden Rosario Murillo, dan lainnya.

Individu tambahan tersebut, tambah Biden, telah bekerja atau diuntungkan dari kebijakan atau tindakan yang merusak atau melukai lembaga demokrasi atau menghalangi kembalinya demokrasi di Nikaragua.

Mereka termasuk wali kota, sekretaris politik ,dan pejabat keamanan Nikaragua serta pasangan, putra dan putri mereka.

"Tindakan represif dan kasar dari pemerintah Ortega dan mereka yang mendukungnya memaksa Amerika Serikat untuk bertindak," kata Biden.

"Tindakan pemerintah Ortega yang tidak demokratis dan otoriter telah melumpuhkan proses pemilihan dan menghilangkan hak warga Nikaragua untuk memilih pemimpin mereka dalam pemilihan yang bebas dan adil," terangnya.

Tindakan itu dilakukan setelah Ortega, yang telah berkuasa sejak 2007, mengamankan masa jabatan keempat setelah pemilihan pada 7 November. Hasilnya, bagaimanapun, telah secara luas dikecam sebagai tidak sah.

Keputusan Biden untuk menjatuhkan sanksi visa pada presiden dan pejabat pemerintah Nikaragua dilakukan setelah AS menjatuhkan sanksi pada kantor kejaksaan federal Nikaragua dan sembilan pejabat pemerintah. (AA/Nur/OL-09)

BERITA TERKAIT