22 October 2021, 20:40 WIB

Menlu RI: Perkuat Kerja Sama Negara Pasifik Lewat Pasific Exposition


Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

Antara
 Antara
Menlu Retno Marsudi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR RI.

MENTERI Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan sebagai wujud komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama dengan negara di kawasan Pasifik, akan digelar Pasific Exposition ke-2 dalam waktu dekat. 

Kegiatan ini merupakan pameran perdagangan, investasi dan pariwisata terbesar di kawasan Pasifik. Adapun Pasific Exposition 2021 diadakan pada 27-30 Oktober 2021 dengan tema It’s Time for Pasific. Berbeda dari Pasific Exposition 2019, acara kali ini sepenuhnya digelar secara virtual.

“Berangkat dari pandemi covid-19 dan dampaknya yang dirasakan kita semua, termasuk negara-negara Pasifik, perlu dilakukan adaptasi fokus kerja sama Indonesia dan Pasifik ke depan,” jelas Retno secara virtual, Jumat (22/10).

Baca juga: Jokowi Pastikan Kesiapan Bali jadi Tuan Rumah KTT G20

Lebih lanjut, dia mengatakan prioritas kerja sama dengan negara Pasifik, meliputi penguatan infrastruktur ketahanan, kesehatan, pariwisata pascapandemi, ekonomi digital, pembangunan ekonomi hijau, hingga kemaritiman. “Kita memiliki harapan besar bahwa eksposisi ini akan bermanfaat bagi pemulihan ekonomi Indonesia," imbuhnya.

"Menghadirkan produk lokal Indonesia di pasar Pasifik, serta mendukung sektor swasta dan UMKM Indonesia. Lalu, memperkenalkan provinsi di kawasan timur Indonesia, yang secara kultural dekat dengan negara-negara Pasifik," kata Retno.

Duta Besar RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya menuturkan sebanyak enam provinsi di Indonesia akan bergabung dalam kegiatan ini. Rinciannya, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Papua, dan Papua Barat. 

Baca juga: Bank Dunia: Indonesia Beruntung Dapatkan Vaksin Lebih Dulu

Selain itu, 17 negara dan teritori di kawasan Pasifik selain Indonesia, seperti Selandia Baru, Australia, Timor Leste, Kepulauan Cook, Fiji, Palau, Samoa, Kaledonia Baru, Tonga, Nauru, Kepulauan Solomon, hingga Guam, juga sudah dikonfirmasi akan berpartisipasi.

Kegiatan ini meliputi tiga program, yakni pameran perdagangan, business matching dan forum yang terbagi menjadi lima sesi. “Harapan kami, kegiatan Pasific Exposition menjadi salah satu upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan Pasifik. Selain, untuk mendorong geliat perekonomian di Indonesia,” urai Tantowi.(OL-11)
 

BERITA TERKAIT