20 October 2021, 22:26 WIB

Israel akan Tambah 3.000 Izin lagi bagi Pedagang Gaza


Mediaindonesia.com | Internasional

AFP/Mohammed Abed.
 AFP/Mohammed Abed.
Warga Palestina menuntut pembebasan jenazah yang masih ditahan oleh Israel, di Kota Gaza, Rabu (20/10).

ISRAEL akan mengeluarkan 3.000 izin lagi bagi pedagang dari Gaza untuk memasuki Israel. Tindakan terbaru ini bertujuan meningkatkan kondisi ekonomi di jalur yang diblokade.

Badan Kementerian Pertahanan Israel yang bertanggung jawab untuk urusan sipil di wilayah Palestina, COGAT, mengatakan jumlah izin pedagang akan ditingkatkan dari 7.000 menjadi 10.000. "Izin hanya akan dikeluarkan untuk mereka yang sudah divaksinasi atau pulih dari covid-19," kata COGAT, Rabu (20/10).

Baca juga: Warga Palestina Bebas setelah 35 Tahun Dipenjara Israel

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menentang kenegaraan Palestina tetapi mengatakan pemerintahnya berkomitmen meningkatkan mata pencaharian di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki. Izin untuk berdagang dan bekerja di Israel menjadi penyelamat bagi 2,1 juta penduduk Gaza, yang telah mengalami blokade Israel sejak 2007, tahun ketika kelompok Islam Hamas menguasai daerah kantong itu.

Pengangguran di Gaza mencapai 43% sebelum Mei, ketika Israel membombardir wilayah itu sebagai tanggapan terhadap Hamas dan kelompok militan lain yang menembakkan roket ke Israel. 

Baca juga: Didera Isu Korupsi, Ikhwanul Muslimin bakal Terpecah Menjadi Dua?

Jessica Montell, direktur eksekutif organisasi hak asasi Israel Hamoked, mengatakan izin itu akan sangat signifikan tetapi hanya untuk kelompok kecil. "Masalah yang lebih luas sebenarnya yaitu penutupan Jalur Gaza oleh Israel," katanya. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT