20 October 2021, 20:19 WIB

Serangan di Damaskus dan Suriah Barat Laut Tewaskan 27 Orang


Mediaindonesia.com | Internasional

AFP/Omar Haj Kadour.
 AFP/Omar Haj Kadour.
Seorang pria berjalan melewati puing-puing di lokasi penembakan, kota Ariha, Idlib, Suriah, yang dikuasai pemberontak, Rabu (20/10).

AKSI pengeboman yang jarang terjadi terhadap bus tentara di Damaskus dan penembakan beberapa saat kemudian di suatu kota di Suriah barat laut yang dikuasai pemberontak menewaskan sedikitnya 27 orang pada Rabu (20/10).

Dua bom yang dipasang di satu bus tentara di pusat Damaskus diledakkan pada pagi hari. Bom itu menewaskan 14 orang dalam serangan terburuk di ibu kota dalam empat tahun, kantor berita negara SANA melaporkan.

Tidak ada klaim segera atas pengeboman itu. Akan tetapi beberapa saat kemudian penembakan oleh pasukan pemerintah menewaskan 13 orang di Provinsi Idlib. Daerah ini dikendalikan oleh kelompok-kelompok yang telah mengklaim serangan semacam itu di masa lalu.

"Satu pengeboman teroris menggunakan dua alat peledak menargetkan bus yang lewat di jembatan utama di ibu kota," kata kantor berita itu. Setidaknya tiga orang juga terluka.

Seorang sumber militer yang dikutip oleh kantor berita mengatakan bom itu diledakkan ketika bus lewat di dekat jembatan Hafez al-Assad, dekat dengan museum nasional di jantung ibu kota. "Kami sudah lama tidak melihat kekerasan seperti itu," kata seorang penjual buah yang menyebut namanya sebagai Salman kepada AFP di tempat kejadian.

"Kami pikir kami sudah selesai dengan serangan seperti itu. Saya berharap ini akan menjadi pengeboman terakhir," katanya.

Baca juga: Serangan Israel Tewaskan Sembilan Orang di Dekat Palmyra Suriah

Damaskus sebagian besar terhindar dari kekerasan semacam itu dalam beberapa tahun terakhir. Ini terutama sejak pasukan dan milisi sekutu merebut kembali benteng pemberontak terakhir yang signifikan di dekat ibu kota pada 2018. 

Serangan itu terbilang paling mematikan di ibu kota sejak pengeboman yang diklaim oleh kelompok ISIS menargetkan Istana Keadilan pada Maret 2017, menewaskan sedikitnya 30 orang. Sekitar satu jam setelah serangan Damaskus, penembakan oleh tentara Suriah menghantam kota Ariha yang dikuasai pemberontak, di wilayah barat laut Idlib. (OL-14)

BERITA TERKAIT