03 October 2021, 14:55 WIB

Korea Utara Tuduh DK PBB Lakukan Standar Ganda Atas Uji Coba Rudal


Nur Aivanni | Internasional

Antara
 Antara
Ilustrasi

KOREA Utara, pada Minggu (3/10), mengatakan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) menerapkan standar ganda atas kegiatan militer di antara negara-negara anggota PBB, kata media pemerintah KCNA, di tengah kritik internasional atas uji coba rudal baru-baru ini.

Dewan bertemu secara tertutup pada Jumat atas permintaan dari Amerika Serikat dan negara-negara lain mengenai peluncuran rudal Korea Utara.

Pertemuan itu terjadi sehari setelah Pyongyang menembakkan rudal anti-pesawat yang baru dikembangkan, yang terbaru dalam serangkaian uji coba senjata baru-baru ini termasuk peluncuran rudal hipersonik yang sebelumnya tidak terlihat, rudal balistik dan rudal jelajah dengan potensi kemampuan nuklir.

Baca juga : Pesawat Tiongkok Terbang di Atas Zona Pertahanan Taiwan

Direktur Departemen Organisasi Internasional Kementerian Luar Negeri Korea Utara, Jo Chol Su, mengatakan pertemuan DK PBB tersebut berarti ketidaktahuan secara terbuka dan melanggar batas kedaulatannya dan provokasi serius yang tidak dapat ditoleransi.

Jo menuduh Dewan berstandar ganda ketika mereka tetap diam tentang latihan militer gabungan AS dan uji senjata dengan sekutu, sambil mempermasalahkan aktivitas "pertahanan diri" Korea Utara.

"Ini adalah penyangkalan ketidakberpihakan, objektivitas dan keseimbangan, jalur kehidupan kegiatan PBB, dan manifestasi nyata dari standar kesepakatan ganda," kata Jo dalam sebuah pernyataan yang dimuat oleh kantor berita resmi KCNA. (Straits Times/OL-2)

 

BERITA TERKAIT