30 September 2021, 10:28 WIB

Kim Jong Un Sebut Tawaran Dialog AS Palsu


Basuki Eka Purnama | Internasional

AFP/KCNA
 AFP/KCNA
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un

PEMIMPIN Korea Utara (Korut) Kim Jong Un, Kamis (30/9), mengecam tawaran dialog dari Amerika Serikat (AS) sebagai tawaran palsu dan menuding pemerintahan Joe Biden bersikap bermusuhan terhadap negaranya.

Pembicaraan antara Pyongyang dan Washington terhenti sejak gagalnya KTT di Hanoi antara Kim dan pendahulu Biden, Donald Trump, terkait pembebasan sanksi dan keengganan Korut untuk kembali ke meja perundingan.

Di bawah pemerintahan Biden, AS berulang kali menawarkan diri untuk bertemu perwakilan Korut di mana pun dan kapan pun tanpa syarat dalam upaya mendesak negara itu melakukan denuklirisasi.

Baca juga: Saudari Kim Jong Un Dapat Posisi Penting di Pemerintahan Korut

Namun, Kim mengecam pernyataan itu dan menyebutnya sebagai kedok untuk menutupi penipuan dan sikap bermusuhan AS terhadap Korut.

"Di bawah pemerintahan AS yang baru, militer AS memiliki ancaman yang bermusuhan terhadap kami," tegas Kim kala berpidato di Majelis Tinggi Rakyat seperti dilansir surat kabar Rodong Sinmun. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT