29 September 2021, 10:13 WIB

Korut Mengaku Uji Coba Rudal Hipersonik Baru


Basuki Eka Purnama | Internasional

AFP/STR / KCNA VIA KNS
 AFP/STR / KCNA VIA KNS
Rudal hipersonik Korut Hwasong-8

RUDAL yang ditembakkan Korea Utara (Korut) di lepas pantai timurnya, Selasa (28/9), adalah rudal hipersonik yang baru dikembangkan. Hal itu diungkapkan kantor berita negara KCNA, Rabu (29/9).

Militer Korea Selatan (Korsel), sebelumnya, mengatakan hal yang sama bahwa Korut menembakkan rudal ke perairan lepas pantainya.

Penembakan rudal itu terjadi setelah Korut mendesak Amerika Serikat (AS) dan Korsel untuk membuang standar ganda mereka tentang program senjata nuklir agar pembicaraan diplomatik dapat dimulai kembali.

Baca juga: IAEA Sebut Kesepakatan AUKUS akan Menyulitkan Pengawasan Nuklir

Pengembangan sistem senjata meningkatkan kemampuan pertahanan Korut, kata KCNA.

Pemimpin Korut Kim Jong Un tidak mengawasi peluncuran rudal tersebut, menurut laporan itu.

"Dalam uji peluncuran pertama, para ilmuwan pertahanan nasional mengonfirmasi kendali navigasi dan stabilitas rudal di bagian aktif," kata laporan media Korut itu.

KCNA menyebutkan rudal yang diberi nama Hwasong-8 itu diluncurkan dengan spesifikasi teknisnya, "Termasuk kemampuan manuver pemandu dan karakteristik terbang meluncur dari hulu ledak peluncur hipersonik yang terlepas."

Korut dan Korsel masing-masing meluncurkan rudal balistik pada 15 September, uji coba terbaru dalam lomba senjata di antara kedua negara yang dengan pesat mengembangkan senjata canggih mereka.

Sementara itu, upaya-upaya (diplomatik), yang telah dilakukan untuk mendorong pembicaraan dan meredakan ketegangan, terbukti sia-sia. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT