27 August 2021, 08:09 WIB

Biden Janji akan Buru Pelaku Bom Bunuh Diri di Kabul


Nur Aivanni | Internasional

AFP/Jim Watson
 AFP/Jim Watson
Presiden AS Joe Biden

PRESIDEN AS Joe Biden berjanji akan memburu para pelaku bom bunuh diri yang menewaskan 12 pasukan Amerika di Kabul. Kejadian tersebut tidak akan menghalangi misi Amerika Serikat untuk mengevakuasi ribuan warga sipil dari Afghanistan.

"Kepada mereka yang melakukan serangan ini serta siapa pun yang ingin membahayakan Amerika, ketahuilah ini: Kami tidak akan memaafkan. Kami tidak akan lupa. Kami akan memburu Anda dan membuat Anda membayarnya," kata Biden.

Dalam pidato di Gedung Putih, dia memuji prajurit AS yang terbunuh sebagai "pahlawan" dan mengatakan misi evakuasi dari Kabul akan berlanjut hingga tanggal penarikan AS yang direncanakan pada 31 Agustus.

"Kami tidak akan dihalangi oleh teroris. Kami tidak akan membiarkan mereka menghentikan misi kami. Kami akan melanjutkan evakuasi," ucap Biden.

Baca juga: PM Selandia Baru Kutuk Serangan Bom di Bandara Kabul

Dia menegaskan kembali batas waktu 31 Agustus bagi semua pasukan AS untuk meninggalkan Afghanistan dan mengatakan pasukan AS akan mengevakuasi sebanyak mungkin orang sebelum tanggal itu. Dikatakannya, masih ada kesempatan dalam beberapa hari ke depan untuk bisa mengeluarkan mereka dari negara tersebut.

"Mengetahui ancamannya, mengetahui bahwa kita mungkin akan mendapat serangan lagi, militer telah menyimpulkan bahwa itulah yang harus kita lakukan. Saya pikir mereka benar," ucapnya.

Biden juga mengatakan tidak melihat bukti bahwa Taliban berkolusi dengan militan ISIS dalam melakukan serangan yang mematikan di Kabul. (AFP/OL-5)

BERITA TERKAIT