04 August 2021, 23:40 WIB

Desak Reformasi, Biden Umumkan Bantuan Baru US$100 Juta untuk Libanon


Mediaindonesia.com | Internasional

AFP/Joseph Eid.
 AFP/Joseph Eid.
Demonstran mengangkat poster yang menunjukkan wajah para korban ledakan pelabuhan Beirut pada 2020 di luar pelabuhan ibu kota Libanon.

PRESIDEN Amerika Serikat Joe Biden pada Rabu (4/8) menjanjikan US$100 juta bantuan tambahan untuk Libanon saat ia mendesak negara yang dilanda krisis itu untuk menjalankan reformasi.

"Hari ini saya mengumumkan hampir US$100 juta bantuan kemanusiaan baru," kata Biden pada konferensi donor yang didukung PBB untuk Libanon yang dipimpin oleh Prancis.

"Tetapi bantuan dari luar tidak akan pernah cukup jika para pemimpin Libanon tidak berkomitmen untuk melakukan kerja keras yang diperlukan untuk mereformasi ekonomi dan memerangi korupsi," katanya.

"Ini penting. Itu harus dimulai sekarang," kata Biden. "Tidak ada waktu untuk disia-siakan. Anda tahu itu. Kami siap membantu jika Anda melakukannya."

Pemerintahan Biden tidak segera merinci dana baru itu. Akan tetapi Biden mengatakan itu merupakan tambahan dari bantuan kemanusiaan senilai US$560 juta yang ditujukan untuk Libanon selama dua tahun terakhir.

Konferensi Libanon datang satu tahun setelah ledakan di pelabuhan Beirut menewaskan sedikitnya 214 orang. Peristiwa ini menjadi trauma terbaru bagi negara dengan ekonomi jatuh bebas dan tanpa pemerintahan yang stabil.

"Saya menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada semua orang yang terluka dan kehilangan orang yang dicintai dan semua yang masih berjuang untuk pulih dari trauma ini," kata Biden.

Baca juga: Paus Fransiskus Serukan Dunia Bantu Libanon

"Kami juga menyadari bahwa rakyat Libanon lebih menderita selama setahun terakhir karena krisis politik dan ekonomi yang dapat dihindari." (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT