04 August 2021, 11:00 WIB

Iran Diduga Berada di Balik Serangan Kapal Tanker Israel


 Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

Karim SAHIB / AFP
 Karim SAHIB / AFP
Kapal tanker MT Mercer Street yang diduga diserang drone Iran tampak dari Pelabuhan Fujairah, Uni Emirat Arab, pada Selasa (3/8). 

INGGRIS, Rumania, dan Liberia mengatakan kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB ) pada bahwa sangat mungkin Iran menggunakan satu atau lebih pesawat tak berawak untuk melakukan serangan kapal tanker mematikan pekan lalu di lepas pantai Oman.

"Serangan ini mengganggu dan menimbulkan risiko bagi keselamatan dan keamanan pelayaran internasional dan jelas merupakan pelanggaran hukum internasional," kata negara-negara tersebut dalam sebuah surat kepada 15 anggota dewan pada Selasa (3/8).

"Tindakan ini harus dikutuk oleh masyarakat internasional,” imbuhnya.

Teheran telah membantah terlibat dalam serangan hari Kamis (29/8) terhadap MT Mercer Street, sebuah kapal tanker produk minyak milik Jepang berbendera Liberia yang dikelola oleh Zodiac Maritime milik Israel. Dua anggota awak yang merupakan warga Inggris dan Rumania tewas.

Para diplomat mengatakan Inggris diperkirakan akan mengangkat masalah itu dalam pertemuan tertutup Dewan Keamanan  PBB dalam beberapa hari mendatang.

Dewan Keamanan PBB juga secara kebetulan akan membahas keamanan maritim dalam pertemuan publik pada Senin (2/8), yang dipimpin oleh Perdana Menteri India Narendra Modi. India adalah presiden dewan untuk Agustus 2021.

"Inggris Raya dan Rumania, bersama dengan mitra regional dan internasional, sedang melakukan penyelidikan menyeluruh atas serangan ini. Kami akan memperbarui dewan pada waktunya," kata Inggris, Liberia dan Rumania dalam surat itu.

Israel menulis secara terpisah kepada Dewan Keamanan PBB, bersumpah untuk terus mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi warganya.

“Aktivitas permusuhan Iran yang tak henti-hentinya membahayakan kawasan kami dan sekitarnya, dan kami berharap Dewan Keamanan mengambil tindakan nyata dan tegas untuk mengekang ancaman yang berkembang ini,” tulis Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat dan PBB Gilad Erdan.

Amerika Serikat dan Inggris mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka akan bekerja dengan sekutu mereka untuk menanggapi serangan itu. (Aiw/Straitstimes/OL_)()

BERITA TERKAIT