29 June 2021, 20:58 WIB

Kunjungi UEA, Lapid Buka Kedutaan Besar Israel di Abu Dhabi


Mediaindonesia.com | Internasional

AFP/Shlomi Amsalem.
 AFP/Shlomi Amsalem.
Menteri Negara Emirat Ahmed al-Sayegh (kanan) menerima Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid setibanya di Abu Dhabi, Selasa (29/6).

DIPLOMAT top Israel Yair Lapid membuka kedutaan pertama negara Yahudi di Teluk selama perjalanan ke Uni Emirat Arab (UEA) pada Selasa (29/6) setelah hubungan normalisasi tahun lalu.

"Pembukaan Kedutaan Besar Israel di Abu Dhabi dengan Menteri Kebudayaan dan Pemuda Emirat," tweet-nya dengan foto dirinya dan menteri UEA Noura al-Kaabi memotong pita dengan warna biru dan putih dari bendera Israel.

Para menteri Israel sebelumnya mengunjungi UEA. Tapi Lapid yang baru diangkat sebagai menteri luar negeri ialah orang Israel paling senior yang melakukan perjalanan tersebut dan yang pertama melakukan perjalanan dalam misi resmi.

"Israel menginginkan perdamaian dengan tetangganya, dengan semua tetangganya. Kami tidak ke mana-mana. Timur Tengah adalah rumah kami. Kami di sini untuk tinggal. Kami meminta semua negara di kawasan untuk mengakui itu. Dan untuk datang, bicaralah dengan kami," kata Lapid saat upacara pembukaan.

Sejak perjanjian normalisasi yang ditengahi AS diumumkan pada Agustus tahun lalu, Israel dan UEA telah menandatangani serangkaian kesepakatan mulai dari pariwisata hingga penerbangan dan layanan keuangan. Dalam kunjungannya, Lapid juga akan meresmikan konsulat di Dubai.

Perjalanan Lapid datang hampir setahun setelah negara-negara itu menormalkan hubungan. Ini diikuti serangkaian kunjungan oleh pejabat Israel yang direncanakan kemudian dibatalkan karena sejumlah masalah, termasuk pandemi covid-19 dan pertikaian diplomatik.

Baca juga: Pengacara Palestina Ingatkan Robert Kennedy Ingin Keadilan untuk Semua

 

Pada Maret, kunjungan resmi yang direncanakan oleh Perdana Menteri Israel saat itu Benjamin Netanyahu dibatalkan karena perselisihan dengan Yordania mengenai penggunaan wilayah udaranya, menurut pejabat Israel.

 

Netanyahu, yang digantikan sebagai perdana menteri oleh nasionalis Yahudi Naftali Bennett dalam pemerintahan koalisi yang dibentuk oleh Lapid beberapa minggu lalu, telah menunda kunjungan Februari ke UEA dan Bahrain karena pembatasan perjalanan akibat virus korona. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT