29 April 2021, 22:00 WIB

Kepala Lembaga Iran Mundur setelah Bocornya Rekaman Menlu


Mediaindonesia.com | Internasional

AFP/Kepresidenan Iran.
 AFP/Kepresidenan Iran.
Presiden Iran Hassan Rouhani.

KEPALA lembaga pemikir Iran yang terkait dengan kepresidenan telah mengundurkan diri. Ini terjadi setelah rekaman audio menteri luar negeri bocor yang mengeluhkan atas pengaruh militer.

Kantor berita negara IRNA mengatakan itu Kamis (29/4). Hesamodin Ashena dari Pusat Kajian Strategis mengundurkan diri karena pencurian rekaman tiga jam Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif yang sedang diwawancarai di CSS.

Ashena, yang menjabat sebagai wakil menteri intelijen Iran pada 2000-an, mengepalai lembaga itu sejak 2013. Ia juga menjabat sebagai penasihat Presiden Hassan Rouhani.

IRNA mengatakan dia digantikan oleh Ali Rabiei, juru bicara pemerintah, yang mengatakan, Selasa, bahwa Rouhani telah memerintahkan penyelidikan atas konspirasi kebocoran tersebut.

Baca juga: Arab Saudi Ingin Jalin Hubungan Baik dengan Iran

 

Media di luar Iran memutar audio Zarif, memicu perdebatan sengit di dalam negeri menjelang pemilihan presiden republik Islam itu pada 18 Juni.

Rouhani mengatakan audio itu bocor saat pembicaraan Iran dengan kekuatan dunia di Wina tentang menghidupkan kembali kesepakatan nuklir berada di puncak kesuksesan mereka. Hal itu menciptakan perselisihan di dalam Iran.

Zarif mengatakan dalam rekamannya, yang dikutip oleh New York Times, "Di republik Islam, bidang militer yang mengatur. Saya telah mengorbankan diplomasi untuk bidang militer daripada melayani diplomasi." (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT