27 April 2021, 20:52 WIB

Kemenlu Iran Bela Mohammad Javad Zarif atas Bocornya Rekaman


Mediaindonesia.com | Internasional

AFP/Ahmad Al-Rubaye.
 AFP/Ahmad Al-Rubaye.
Mohammad Javad Zarif.

TERKAIT bocornya rekaman audionya, Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif belum mengomentari kontroversi tersebut. Akan tetapi pada Selasa (27/4), ia memposting pesan audio di Instagram.

Ia mengatakan, "Saya yakin anda tidak boleh bekerja untuk sejarah. Saya mengatakan bahwa jangan terlalu khawatir tentang sejarah, tetapi khawatirlah tentang Tuhan dan rakyat."

Kementeriannya kemudian menerbitkan video yang menunjukkan gambar Zarif dan Soleimani disertai dengan kutipan yang dikatakan diambil dari rekaman tersebut. "Saya percaya bahwa negara kita mengalami pukulan hebat setelah kepergian martir Soleimani," tulisnya.

"Ini adalah keyakinan saya dan saya telah menyatakannya di mana-mana, bahkan dalam pertemuan pribadi."

Juru bicara kementerian Saeed Khatibzadeh tidak menyangkal keaslian rekaman itu tetapi mengatakan pada Senin bahwa rekaman itu dipotong dari diskusi tujuh jam yang mencakup pendapat pribadi.

Baca juga: Iran Perintahkan Penyelidikan Konspirasi Bocornya Rekaman Menlu

 

Juru bicara pemerintah menekankan bahwa perbedaan pendapat seperti itu adalah lazim dalam otoritas Iran. Tapi akhirnya semua mengarah pada kebijakan yang bersatu.

Harian Kayhan yang sangat konservatif menyarankan rekaman itu mungkin telah dibocorkan oleh pemerintah Rouhani untuk meningkatkan popularitasnya sendiri.

Dikatakan sementara, Zarif telah dikorbankan. Dia memberi musuh Iran berupa intelijen dan amunisi.

Vatan-e Emrooz menerbitkan foto besar Zarif di halaman depannya dengan judul Tercela berwarna merah. "Diplomasi harus mengikuti jalur peningkatan kekuatan sistem," katanya. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT