27 April 2021, 20:44 WIB

Iran Perintahkan Penyelidikan Konspirasi Bocornya Rekaman Menlu


Mediaindonesia.com | Internasional

AFP/Atta Kenare.
 AFP/Atta Kenare.
Mohammad Javad Zarif.

PEMERINTAH Iran mengatakan, Selasa (27/4), penyelidikan telah diperintahkan untuk mengetahui pelaku yang membocorkan rekaman audio Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif. Rekaman itu menyampaikan tentang pengaruh militer yang mengalahkan diplomasi.

Presiden Hassan Rouhani memerintahkan penyelidikan untuk mengidentifikasi orang yang membocorkan rekaman tiga jam. Pasalnya, hal tersebut telah memicu kemarahan di antara kaum konservatif di republik Islam itu.

"Di republik Islam, bidang militer berkuasa," kata Zarif dalam rekaman audio dikutip dari New York Times. "Saya telah mengorbankan diplomasi untuk bidang militer daripada bidang yang melayani diplomasi."

Komentar yang dia buat tentang Qasem Soleimani, komandan pasukan operasi luar negeri Pengawal Revolusi yang tewas dalam serangan udara AS tahun lalu, membuat marah.

Baca juga: Serangan pada Kapal Iran setelah Tempat Nuklir Israel Dirudal

 

Pemerintah moderat Rouhani telah berusaha mengabaikan pernyataan itu yang bocor menjelang pemilihan presiden pada Juni mendatang. Apalagi saat ini Iran dan kekuatan dunia tengah membahas cara-cara untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015.

"Presiden telah memerintahkan kementerian intelijen untuk mengidentifikasi agen konspirasi ini," kata juru bicara pemerintah Ali Rabiei.

"Kami yakin pencurian dokumen ini merupakan persekongkolan melawan pemerintah, sistem, integritas lembaga domestik yang efektif, dan melawan kepentingan nasional kami." (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT