03 April 2021, 11:15 WIB

Empat Penjaga Perdamaian PBB Tewas dalam Serangan di Mali


Nur Aivanni | Internasional

Dok: MI
 Dok: MI
Ilustrasi serangan

MISI PBB mengatakan empat penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tewas pada Jumat (2/4) dalam serangan besar yang terjadi di kamp mereka di Aguelhok, Mali utara. Para penjaga perdamaian tersebut, kata MINUSMA, dengan berani menahan serangan yang dilakukan oleh beberapa teroris bersenjata berat.

Dalam sebuah pernyataan, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengutuk keras serangan itu dan memuji keberanian mereka yang menghalau serangan.

Insiden tersebut menyebabkan 19 orang terluka, kata pernyataan itu, selain empat tentara yang tewas.

Sumber di MINUSMA mengatakan serangan itu terjadi sekitar 200 kilometer (120 mil) dari perbatasan Aljazair, menargetkan kontingen penjaga perdamaian dari Chad.

Baca juga: Utusan Khusus PBB Kecam Pertumpahan Darah di Myanmar

Sebuah sumber PBB menggambarkan serangan fajar tersebut sebagai serangan yang sangat besar oleh sekitar 100 penyerang sepeda motor dan kendaraan.

"Pertempuran itu berlangsung tiga jam," kata sumber itu.

Sekitar 20 penyerang, tambahnya, telah tewas.

"Dua dari posisi pasukan kami diserang. Kami kehilangan empat orang, termasuk komandan detasemen pasukan kami, dan 16 lainnya luka-luka," kata sumber militer Chad.

Pernyataan pasukan PBB itu menyebut serangan itu sebagai upaya lain untuk melawan proses perdamaian yang sama sekali tidak akan mengurangi tekadnya untuk melanjutkan pelaksanaan mandatnya.(AFP/OL-5)

BERITA TERKAIT