31 March 2021, 08:18 WIB

Gedung Putih Sampaikan Langkah Baru Lawan Kekerasan Anti-Asia


Nur Aivanni | Internasional

AFP/Jim EWatson
 AFP/Jim EWatson
Presiden AS Joe Biden dan Wapres Kamala Harris di Gedung Putih, Selasa (30/3/2021). AS keluarkan kebijakan melindungi korban rasialisme.

PEMERINTAHAN Biden mengumumkan serangkaian tindakan dalam menanggapi meningkatnya kekerasan anti-Asia, termasuk mengerahkan US$ 49,5 juta dari dana bantuan covid-19 untuk program komunitas AS yang membantu para korban.

Dalam sebuah pernyataan, pejabat Gedung Putih mengatakan bahwa Departemen Kehakiman juga tengah fokus pada meningkatnya jumlah kejahatan rasial yang menargetkan orang Asia-Amerika.

"Kita tidak bisa diam menghadapi meningkatnya kekerasan terhadap orang Asia-Amerika," tulis Biden di Twitter. 

"Serangan-serangan ini salah, bukan orang Amerika, dan harus dihentikan," ucapnya.

Tindakan itu diambil setelah terjadi penembakan di Atlanta awal bulan ini yang menewaskan delapan orang, enam di antaranya perempuan Asia-Amerika. Penembakan itu memicu ketakutan di antara mereka yang berada di komunitas Asia-Amerika Kepulauan Pasifik, yang telah melaporkan lonjakan kejahatan rasial sejak Maret 2020 ketika Presiden AS Donald Trump saat itu mulai menyebut virus korona baru sebagai "virus Tiongkok".

baca juga: Menlu Minta Perlindungan WNI di Amerika Serikat

Langkah-langkah baru Biden termasuk dana bantuan pandemi sebesar US$ 49,5 juta untuk layanan dan program berbasis komunitas dan budaya tertentu bagi para penyintas kekerasan dalam rumah tangga dan serangan seksual. Serta satgas baru yang didedikasikan untuk melawan xenofobia terhadap orang Asia dalam perawatan kesehatan.

Departemen Kehakiman juga merencanakan upaya baru untuk menegakkan undang-undang kejahatan rasial dan melaporkan data tentang kejahatan rasial, kata pernyataan itu. (CNA/OL-3)

BERITA TERKAIT