26 March 2021, 17:42 WIB

Saudi Larang Buka Puasa di Restoran dan Masjid saat Ramadan


Nur Aivanni | Internasional

AFP/Fayez Nureldine.
 AFP/Fayez Nureldine.
Pasangan Saudi mengambil pesanan dari restoran di mal, Riyadh, beberapa waktu lalu. 

ARAB Saudi melarang buka puasa dan sahur di restoran dan hotel selama bulan suci Ramadan. Selain itu, tidak akan ada buka puasa bersama di masjid.

Langkah itu dilakukan setelah ada rekomendasi dari pihak berwenang terkait sebagai bagian dari tindakan pencegahan dan protokol pencegahan untuk mengekang penyebaran virus korona selama liburan Ramadan dan Idul Fitri. Sebanyak enam kementerian telah menyetujui rencana pencegahan tersebut.

Rencananya, Kementerian Kota dan Kementerian Pariwisata akan melarang buka puasa dan sahur di restoran dan hotel. Pengawasan pun akan ditingkatkan di taman dan tempat bermain di wilayah perkotaan. Akan ada batasan jumlah orang yang diperbolehkan berkumpul di taman besar dengan pengaturan pintu masuk dan keluar. Taman kecil akan ditutup.

Kementerian-kementerian tersebut juga menyetujui rekomendasi lain untuk memperpanjang jam kerja mal dan pusat perbelanjaan menjadi 24 jam di tengah pengawasan yang intensif dan verifikasi kepatuhan mereka terhadap persyaratan pencegahan.

Selain itu, akan ada pembaruan protokol untuk mekanisme pengemasan di restoran dan pengiriman pesanan takeaway dengan mengatur sistem pengiriman melalui drive-thru untuk menghindari kemacetan yang mungkin terjadi saat menunggu sebelum waktu buka puasa.

Mereka juga menggarisbawahi perlunya Kementerian Media untuk berpartisipasi dalam mempersiapkan dan menyebarkan pesan kesadaran yang menyerukan kepada masyarakat untuk mematuhi peraturan dan tindakan pencegahan yang menjamin keamanan semua orang.

Rekomendasi tersebut menetapkan peran Kementerian Urusan Islam dalam mencegah i'tikaf dan mengadakan buka puasa dan sahur bersama di dalam masjid dan lingkungannya. (Saudi Gazette/OL-14)

BERITA TERKAIT