08 January 2021, 09:33 WIB

Buntut Kerusuhan, Kepala Polisi Capitol AS Mengundurkan Diri


Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

AFP/BRENDAN SMIALOWSKI
 AFP/BRENDAN SMIALOWSKI
Simbol pendukung trump di capitol Hill

KEPALA Polisi Capitol AS Steven Sund mengundurkan diri dari jabatannya menyusul kecaman luas atas kegagalan lembaga yang dipimpinnya dalam mencegah serangan kekerasan di Capitol AS pada Rabu (6/1). Pengunduran diri ini berlaku pada 16 Januari 2020.

Sebelumnya, Sund telah mengeluarkan pernyataan yang menggambarkan aktivitas kepolisian dan mengakui kurangnya kesiapan mereka.

"Serangan kekerasan di Capitol US tidak seperti yang pernah saya alami selama 30 tahun saya berkecimpung dalam penegakan hukum di sini, di Washington DC," katanya.

“USCP memiliki rencana yang kuat, yang dibuat untuk menangani kegiatan Amandemen Pertama yang diantisipasi. Tapi jangan salah, kerusuhan massal ini bukanlah kegiatan Amandemen Pertama, mereka adalah perilaku kriminal yang berbahaya,” imbuhnya.

Baca juga: Pengamat Sebut Banyak Faktor Keributan di Gedung Capitol AS

Ketua DPR Nancy Pelosi meminta Sund mengundurkan diri, seperti halnya serikat pekerja yang mewakili kepolisian.

“Dengan hormat, saya mengajukan surat pengunduran diri yang berlaku Minggu, 16 Januari 2021. Merupakan sebuah kebahagiaan dan kehormatan untuk melayani Dewan Kepolisian Capitol Amerika Serikat dan komunitas kongres serta wanita dan pria dari Kepolisian Capitol Amerika Serikat,” tulis Sund dalam surat pengunduran dirinya.(The Guardian/OL-5)

BERITA TERKAIT