07 November 2020, 07:38 WIB

Georgia Nyatakan akan Lakukan Penghitungan Ulang Suara


Nur Aivanni | Internasional

AFP/	Jessica McGowan
 AFP/ Jessica McGowan
Proses penghitungan suara di negara bagian Georgia

SEKRETARIS Negara Bagian Georgia Brad Raffensperger mengatakan akan ada penghitungan ulang suara karena margin yang kecil untuk pemilihan presiden di negara bagian tersebut. Kandidat dari Demokrat Joe Biden unggul tipis atas Presiden AS Donald Trump dengan lebih dari 1.000 suara dan tersisa 4.169 suara untuk dihitung.

"Dengan margin sekecil itu, akan ada penghitungan ulang di Georgia," kata Raffensperger, Jumat (6/11)

ia mengatakan penghitungan akhir di Georgia memiliki implikasi besar bagi seluruh negeri.

"Taruhannya tinggi dan emosi tinggi di semua sisi. Kami tidak akan membiarkan perdebatan itu mengalihkan perhatian dari pekerjaan kami. Kami akan melakukannya dengan benar dan akan mempertahankan integritas pemilihan kami," tuturnya.

Edison Research melaporkan dengan 99% dari perkiraan suara yang dihitung sejauh ini, Trump memiliki 49,4% suara dan Biden juga memegang 49,4%.

Penghitungan ulang pada dasarnya mengulang proses, di masa lalu belum membuat perubahan besar pada hasil. Oleh karena itu, penghitungan ulang dianggap tidak mungkin berdampak besar pada total perolehan suara negara bagian.

Baca juga:  Hakim di Michigan dan Georgia Tolak Gugatan Kubu Trump

Memenangkan 16 suara elektoral Georgia akan mendorong mantan wakil presiden itu lebih dari 270 suara, jumlah yang dia butuhkan untuk mengamankan kursi kepresidenan.

Ada beberapa ketidakpastian seputar Arizona, yang memiliki 11 suara elektoral.

Tim kampanye Trump mengatakan yakin presiden pada akhirnya akan meraih kemenangan di Arizona. Di wilayah itu suara masih dihitung, termasuk di Maricopa County, daerah terpadat di negara bagian itu.

Sementara itu, dengan Arizona, Biden saat ini memiliki 264 suara elektoral.

Beberapa media AS, termasuk CNN dan NBC News, menahan diri untuk menyatakan Arizona dimenangkan Biden, sehingga mereka menempatkan Biden pada 253 suara elektoral secara total.(CNA/OL-5)

BERITA TERKAIT