23 April 2020, 17:00 WIB

Longgarkan Pembatasan, Trump Tidak Setuju dengan Gubernur Georgia


Nur Aivanni | Internasional

AFP/KEVIN COX
 AFP/KEVIN COX
Gubernur Georgia Brian Kemp

Gubernur Georgia Brian Kemp membuat kebijakan yang membuat Presiden Amerika Serikat Donald Trump 'terkejut'. Kemp membolehkan bisnis salon kecantikan, tempat membuat tato, dan arena bowling buka kembali pada Jumat mendatang.

Trump mengatakan dia sangat tidak setuju dengan kebijakan agresif Georgia untuk membuka kembali ekonominya di saat pandemi virus covid-19. Trump mengatakan Georgia tidak mematuhi pedoman federal bagi negara-negara bagian untuk memulai kembali ekonomi mereka.

Ia berpendapat 'terlalu cepat' untuk mencabut beberapa pembatasan. "Terlalu cepat. Saya pikir itu terlalu cepat," kata Trump.

Menurutnya, Georgia bisa sedikit bersabar. "Tidak terlalu lama karena keselamatan harus diutamakan," tambahnya.

Dikutip dari Malay Mail, Kamis (23/4), Georgia memiliki lebih dari 20.000 kasus covid-19 dan ada lebih dari 800 kematian.

Baca juga: Kasus Baru Covid-19 di Australia Turun ke Titik Terendah

Tetapi Trump pada briefing hariannya tentang pandemi covid-19 memproyeksikan optimisme dalam perang melawan virus covid-19. Dia mengatakan dia didorong untuk melihat negara bagian lain mulai membuka ekonomi mereka dan mengurangi berbagai pembatasan.

Penasihat utama Trump tentang pandemi, Anthony Fauci menyampaikan strategi mitigasi sudah berjalan dan menyiapkan negara bagian tersebut untuk dibuka kembali. Namun, Fauci meminta Kemp untuk menjalankan dengan hati-hati.

"Saya menasihati gubernur untuk berhati-hati dan saya tidak akan menyalahkan dia lalu meninggalkannya," kata Fauci.

Sebagai tanggapan, Kemp melalui akun Twitternya memuji kepemimpinan Trump, tetapi ia mengatakan negara bagian akan bergerak maju sesuai rencana.

"Langkah terukur kami berikutnya didorong oleh data dan dipandu oleh pejabat kesehatan masyarakat negara bagian. Kami akan melanjutkan pendekatan ini untuk melindungi kehidupan dan mata pencaharian semua warga Georgia," katanya. (Malay Mail/OL-14)

 

BERITA TERKAIT