26 September 2023, 22:44 WIB

Kemenparekraf Gelar Open Call Program IndoBisa 2023


Widhoroso | Humaniora

HP
 HP
Kemenparekraf gelar Open Call Program Indonesia Business Startup Matchmaking 2023. 

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Senin (25/9) menggelar Open Call Program IndoBisa (Indonesia Business Startup Matchmaking). Program IndoBisa merupakan platform bagi startup pariwisata dan ekonomi kreatif seperti gaming, aplikasi, desain dan seni, media dan entertainment serta pariwisata kreatif lainnya yang membutuhkan permodalan dari perusahaan ventura ekosistem untuk tumbuh dan berkembang dalam mewujudkan bisnis berkelanjutan.

Program IndoBisa merupakan kolaborasi antara Kemenparekraf dengan Pijar Foundation yang menargetkan kepada 250 bisnis startup di level akselerator  yang siap untuk mendapatkan akses pembiayaan melalui modal ventura di Indonesia. Sasaran program IndoBisa adalah startup yang memiliki early product market fit, memiliki prototype atau minimum viable product, memiliki traksi atau revenue minimal selama 3 bulan dan memiliki model bisnis yang kuat dan berkelanjutan serta berkomitmen penuh menyelesaikan program.

Berdasarkan laporan Startup Ranking, pada 2022 Indonesia memiliki 2.346 startup dan menempatkan pada 5 (lima) besar dunia. "Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk terwujudnya kemandirian ekonomi digital dan dibandingkan dengan negara lain di Asia Tenggara, Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi digital yang lebih pesat, kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf, Hayun mengatakan Kemenparekraf saat ini fokus pada program yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu, serta berorientasi pada pemulihan perekonomian Indonesia. "Salah satu program Kemenparekraf yang selaras dengan hal tersebut adalah Program IndoBisa," ungkap Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf Hayun.

Dalam program IndoBisa dari 100 startup terpilih akan mendapatkan e course untuk menjadi entrepreneur selanjutnya seleksi hasil e-course terpilih top 55 yang akan mendapatkan sesi pelatihan dan mentoring, sharing dan pertemuan 1 on 1 dengan investor.

"Program IndoBisa ini seperti tempat berkembang terbaik bagi startup untuk mengembangkan bisnisnya. Dapat dibayangkan startup yang visioner, mendapatkan wawasan dari pakar industry terkemuka dan bahkan berkenalan dengan calon modal ventura yang sama bersemangatnya dengan ide startup. IndoBisa mewujudkan impian itu," ungkap Hayun.

Sedangkan Ketua Pokja Modal Ventura dan Pembiayaan Spesifik Ginda Arthur Manurung menjelaskan bahwa Kemenparekraf melalui Direkorat Akses Pembiyaan Kedeputian Bidang Industri dan Investasi menyelenggarakan program IndoBisa bertujuan agar program ini menjadi TeknoHUB para venture capital dan pelaku startup serta tempat merealisasikan permodalan untuk ekonomi kreatif dibawah naungan Kemenparekraf.

Di sisi lain, Direktur Inovasi Pijar Foundation, Cynthia Krisanti menjelaskan kolaborasi ini menciptakan sesuatu yang luar biasa. Sekelompok peminat bisnis untuk kategori startup yang ingin menjadikan pembelajaran menyenangkan, mudah diakses, dan mengasyikan.

"Melalui program IndoBisa kolaborasi ini menjadi sebuah pusat startup yang ramai dan inovasi adalah hal yang utama. Ini semua tentang menghubungkan pendiri startup dengan modal ventura, menciptakan jaringannya yang kuat dan mendorong pertumbuhan bisnis. Tentunya diharapkan dari kegiatan ini bisa menjadi jalan untuk startup dalam mengenal modal ventura," ujar Cynthia. (RO/R-2)

BERITA TERKAIT