18 September 2023, 21:09 WIB

Universitas Pancasila Edukasi Guru PAUD soal Bahaya Sinyal dan Radiasi


Media Indonesia | Humaniora

Ist
 Ist
Program studi Teknik Informatika dan Teknik Elektro UP memberikan penyuluhan bahaya sinyal dan radiasi kepada guru PAUD di Depok.

PROGRAM studi Teknik Informatika dan Teknik Elektro Universitas Pancasila melakukan pengabdian kepada masyarakat (PkM) berkelanjutan dengan memberikan penyuluhan mengenai bahaya sinyal dan radiasi kepada guru pendidikan anak usia dini (PAUD) di Depok, Jawa Barat.

"Kegiatan ini pula turut mengintegrasikan keilmuan berbagai program studi di Fakultas Teknik. Dari penyuluhan ini pula, diharapkan guru dapat menggunakan media pembelajaran secara bijak dan menginformasikan kembali kepada orang tua dan murid," ungkap Ketua Pelaksana PkM Desti Fitriati SKom MKom, dalam keterangannya, di Jakarta, Senin (18/9).

Baca juga: Cara Mengurangi Dampak Radiasi dari Gawai

Ia mengatakan PAUD menjadi pintu awal membentuk karakter anak, yakni guru berperan sangat penting terutama saat menyampaikan bahan ajar. Persiapan bahan ajar memerlukan perencanaan matang, demikian juga dengan media untuk menyampaikan pembelajaran.

Multimedia yang saat ini ada meliputi teks, audio, grafis/visual sampai video, dapat digunakan menjadi media pembelajaran menarik sehingga materi yang disampaikan lebih mudah diserap dan dicerna peserta didik.

Program Studi Teknik Informatika dalam mengimplementasikan keilmuannya mengadakan workshop untuk para guru PAUD di Kecamatan Cipayung, Depok, Jawa Barat, sebagai bentuk kegiatan PkM secara online.

"Kegiatan PkM ini berlanjut yakni guru tidak hanya diajarkan tentang cara membuat bahan ajar, tapi juga diberikan penyuluhan tentang bahaya sinyal dan radiasi dari penggunaan barang elektronik seperti laptop dan handphone," ungkap Desti.

Baca juga: Pengertian Gelombang Elektromagnetik serta Sifat, Spektrum, Jenis, dan Manfaatnya

Menurut dia, semakin tingginya tingkat penggunaan telepon seluler dan laptop/komputer di masyarakat juga harus dicermati, apakah memiliki efek samping dari penggunaannya terhadap kesehatan manusia.

Pasalnya, telepon seluler dan laptop/komputer menggunakan pancaran gelombang radio yang merupakan salah satu gelombang elektromagnetik.

"Sebagai media transfer data, maka akan terjadi paparan gelombang elektromagnetik pada benda-benda di sekitar benda tersebut," kata Desti. 

Jika radiasi yang diterima oleh benda di sekitar telepon seluler dan laptop/komputer memiliki energi tinggi, dikhawatirkan ini akan berdampak buruk pada tingkat kesehatan hidup pengguna.

"Kegiatan PkM yang diselenggarakan dari pendanaan hibah Fakultas Teknik Universitas Pancasila ini diharapkan juga bisa mendukung kemajuan keilmuan dan sosial para dosen agar lebih berguna pada masyarakat luas," tutup Desti. (Ant/S-2)
 

BERITA TERKAIT