16 September 2023, 12:17 WIB

DPR Ajak Pihak Terkait Lestarikan Habitat Badak Jawa


Media Indonesia | Humaniora

Ist/DPR
 Ist/DPR
  

WAKIL Ketua Komisi IV DPR RI Anggia Erma Rini saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI ke Balai Taman Nasional Ujung Kulon di Serang, Banten, menyatakan bahwa saat ini Indonesia menjadi satu-satunya negara yang masih memiliki habitat Badak Jawa.

Anggia mengajak seluruh pihak terkait mampu mendukung pelestarian habitat hewan yang dilindungi tersebut.

Ia menilai taman nasional punya peran yang luar biasa untuk mempertahankan habitat badak jawa. Saat ini populasi badak jawa hanya ada 80 ekor, dan itu hanya satu-satunya di dunia.

Baca juga: Kepunahan Badak Jawa dan Sumatra tidak Terhindarkan

"Ada di Vietnam tapi sudah di dinyatakan punah. Oleh karena itu kita perlu banyak usaha yang harus dilakukan supaya tetap ada, tetap Lestari, tetap terproteksi sehingga tidak punah," jelas Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Anggia Erma Rini usai memimpin tim kunjungan kerja spesifik Komisi IV DPR RI ke Balai Taman Nasional Ujung Kulon Serang, Banten, Jumat (15/9).

Gelontorkan Anggaean Lindungi Satwa Hampir Punah

Anggia menyatakan bahwa dukungan dalam bentuk anggaran itu sangat penting karena dengan anggaran yang digelontorkan dapat untuk menangani konservasi secara nasional bukan hanya di Uung Kulon saja.

Di samping itu, masyarakat yang selalu berdekatan dengan Taman Nasional selalu bisa menjadi penunjang yang bisa memproteksi taman nasional

Baca juga: Belasan Badak Jawa di Ujung Kulon Dilaporkan Hilang

“Kalau dilihat memang dukungan anggaran kurang begitu banyak berpihak terhadap penanganan taman nasional. Kita pun dapat melibatkan masyarakat. Karena masyarakat itu yang selalu berdekatan dengan taman nasional yang selalu menjadi penunjang yang bisa memproteksi taman nasional," sebutnya.

"Terhadap bagaimana masyarakat bisa diedukasi bisa diajak untuk ikut melindungi. Jadi enggak cukup tangannya GAKKUM, gak cukup tangannya teman teman dari KLHK untuk melindungi atau memproteksi taman nasional gitu. Oleh karena itu harus masyarakat itu butuh diajari bagaimana caranya," imbuhnya lagi.

Baca juga: Dua Badak Jawa Lahir di Taman Nasional Ujung Kulon

Terakhir anggota Legislatif Dapil Jawa Timur VI ini mengatakan pentingnya memberdayakan masyarakat sekitar hutan dalam memproteksi Taman Nasional ini lagi lagi faktor ekonomi yang membuat mereka melakukan pemburuan, karenanya sangat penting memberdayakan masyarakat yang berdekatan langsung dengan hutan agar ini terjaga.

"Oleh karena itu penting untuk memberdayakan masyarakat sekitar hutan. Jadi ini tidak hanya omongan, jadi memberdayakan masyarakat sekitar hutan itu menjadi sangat sangat penting untuk terproteksi nya lingkungan kita," pungkasnya. (RO/S-4)

BERITA TERKAIT