07 April 2023, 17:07 WIB

BMKG: Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Berpotensi di Sejumlah Daerah


Atalya Puspa | Humaniora

MI/Amir MR
 MI/Amir MR
Ilustrasi mendung pertanda akan hujan

KEPALA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengungkapkan, meskipun April 2023 merupakan awal musim kemarau di Indonesia, namun sejumlah daerah masih berpotensi mengalami bencana hidrometeorologi basah.

"Kami prediksi di periode 15 sampai 21 April 2023 ada daerah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas lebat, yakni Aceh, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Kalimantan Timur dan Sulawesi Utara," kata Dwikorita, Jumat (7/4).

Selain itu, beberapa wilayah juga berpotensi dilanda hujan dengan intensitas sedang. Di antaranya Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Kalimantan, Sulawesi dan Maluku.

Baca juga : BMKG Minta Masyarakat Waspada Dua Bibit Siklon di Wilayah Indonesia

"Dengan kondisi hujan 50 mm per 24 jam atau perhari, masih menimbulkan potensi bencana hidrometerologi," ucap dia.

Dwikorita melanjutkan, daerah-daerah tersebut juga berpotensi dilanda hujan pada periode 22 hingga 28 April 2023. Untuk itu ia meminta agar semua pihak untuk waspada dan memantau terus perkembangan cuaca dari BMKG.

Baca juga : Hujan Diprakirakan Terjadi di Sejumlah Kota Besar di Indonesia

Selain itu, Dwikorita juga menyebut adanya potensi gelombang tinggi 2 meter hingga 2,5 meter di beberapa wilayah. Hal ini tentu perlu diwaspdai oleh kapal penyebrangan serta wisata air yang umumnya ramai saat lebaran.

"Informasi ini sebenarnya sudah masuk ke polisi air dan SAR dan BPBD. Namun terkadang ada yang tidak memperhatikan. Untuk itu kami mohon bantuan dalam merespon peringatan dini ini," pungkas dia. (Z-5)

BERITA TERKAIT