22 March 2023, 19:49 WIB

BPIP: Jadikan Hari Raya Nyepi Momentum Jaga Persatuan dan Aktualisasi Pancasila


Indriyani Astuti | Humaniora

MI/Moh Irfan
 MI/Moh Irfan
Umat Hindu beribadah merayakan Hari Raya Nyepi, di Jakarta

Staff Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonious Benny Susetyo, menyatakan Hari Raya Nyepi menjadi momentum berkontemplasi serta sebagai sarana perwujudan aktualisasi Pancasila dengan menjaga persatuan.

Benny Susetyo menyatakan bahwa Hari Raya Nyepi diperingati sebagai momentum umat Hindu untuk berkontemplasi dengan hening meninggalkan segala yang material dan kemuliaan kemanusiaan.

"Itu menjadi dasar untuk menyatu dengan Tuhannya. Saat Nyepi, manusia bersih dari hedonisme, dari pengaruh egois dan dari kecenderungan yang negatif untuk menyatu dengan tuhan Yang Maha Kuasa,"ujar Benny, Rabu (22/3).

Baca juga: Umat Muslim Di Bali Malam Ini Bisa Tarawih Di Masjid, Asalkan

Lebih lanjut Benny menjelaskan bahwa perayaan nyepi sebagai momentum manusia untuk hidup kembali meninggalkan sifat-sifat manusia yang buruk, sifat sifat dengki egois dengan meningkatkan kontribusi sosial.

"Maka peringatan Nyepi merupakan momentum untuk solidaritas sosial, kesetiakawanan dan nilai-nilai manusiawi saat kita bisa menjadi saudara meskipun berbeda keyakinan,dimana kita disatukan dalam satu ideologi bangsa yaitu Pancasila", tandasnya.

Baca juga: 3 Fakta Menarik tentang Perayaan Nyepi di Bali

Seperti diketahui, Hari Raya Nyepi tahun ini berbarengan dengan malam Ramadan. Hal itu membuat nuansa toleransi semakin terasa kuat di berbagai daerah tanah air, khususnya Bali. Di Bali, umat Muslim tetap diizinkan melaksanakan salat tarawih di masjid meski umat Hindu tengah Nyepi.

(Z-9)

BERITA TERKAIT